Harris : UMKM Harus Kreatif

In Politika
UMKM harus kreatif
MENINJAU : Anggota DPRD Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe  melihat langsung produksi UMKM kreatif Singkong Thailand (Sintha) di sela reses ke-II Tahun Sidang 2019-2020 di Jalan Pintu Air Dapur Sinta, RT04/01 Kelurahan Margamulya, Bekasi Utara, Kota Bekasi. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, BEKASI – Untuk dapat berkembang dan eksis di pasar. Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) harus kreatif, jeli lihat peluang dan strategi marketing yang baik. Sehingga produknya diterima masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe usai melihat langsung produksi UMKM kreatif Singkong Thailand (Sintha) di sela reses ke-II Tahun Sidang 2019-2020 di Jalan Pintu Air Dapur Sinta, RT04/01 Kelurahan Margamulya, Bekasi Utara, Kota Bekasi.

“Alhamdulillah, di sela reses saya hari ini, saya berkesempatan mengunjungi dan belajar banyak salah satu UMKM kreatif Singkong Thailand (Sintha),” kata Harris kepada Radar Depok.

Politikus Gerindra yang duduk di Komisi 3 DPRD Jabar ini mengungkapkan, di UMKM Sintha Bekasi itu, dirinya berkesempatan untuk mengetahui produksi dari Sintha dan mendengarkan sejarah singkat dari sang pemilik.

“Owner-nya telah menekuni sejumlah profesi, hingga akhirnya ia membangun usaha Sintha Singkong Thailand pada 2016 di Marga Mulya, Bekasi Utara,” papar Harris.

Singkong Thailand sendiri itu, sambung Harris, produk olahan singkong di mana owner mencoba mengangkat produk lokal. Singkong ini berasal dari negara Brazil dan berkembang pesat di negara Thailand dan Indonesia.

Kemudian, sambung Harris, ownernya melakukan analisa di mana, bahan baku produksi Sintha, yakni singkong banyak di Indonesia. Tetapi, tidak banyak orang yang mau membuat singkong ini menjadi produk makanan yang istimewa.

“Sekarang omzetnya lumayan bisa puluhan juta sebulan. Itu lah mengapa para pelaku UMKM harus jeli melihat peluang,” ungkapnya.

Harris mengungkapkan, UMKM merupakan salah satu pondasi ekonomi Indonesia. Di mana, saat krisis moneter 1998, UMKM ini dapat bertahan dari serangan krisis dan tetap eksis. Saat ini, UMKM dapat membantu mempercepat laju pertumbuhan ekonomi suatu negara karena sektor ini akan banyak menyerap tenaga kerja.

“Sintha saat ini sudah merekrut karyawan untuk membantu produksinya, serta menjual sistem reseller dan waralaba. Hal ini juga perlu ditunjang dengan strategi marketing yang bagus,” pungkas Harris yang menjabat sebagai Sekretaris DPD Partai Gerindra Jabar ini.

Ia berharap agar pelaku UMKM dapat terus berinovasi dan tidak bosan membuat terobosan-terobosan, baik dalam mengembangkan produk dan marketingnya. Sehingga, dapat berkembang dan membuka lowongan pekerjaan untuk orang lain.

“Pelaku UMKM itu harus memiliki semangat juang yang tinggi. Jangan, baru sekali gagal sudah menyerah dan banting setir. Harus bangkit dari kegagalan dan jeli melihat peluang serta keinginan pasar,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

guru besar FTUI kenalkan

Guru Besar FTUI Kenalkan Biopestisida di Sembalun

MENGENALKAN : Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), Prof Misri Gozan, dan tim terjun

Read More...
e sport dengan kadskominfo

Cabor E-Sports Hadir di Kota Depok, Pemkot Beri Dukungan

TERIMA : Kadiskominfo Kota Depok Sidik Mulyono yang menerima Audiensi Ketum PB E-Sports Indonesia Kota

Read More...
pelantikan e sport

Deklarasi, Inilah Struktur PB ESI Kota Depok

SEMANGAT : Suasana pengukuhan pengurus PB ESI Kota Depok beberapa waktu lalu. FOTO : ISTIMEWA   RADARDEPOK.COM,

Read More...

Mobile Sliding Menu