Beranda Satelit Depok Jumlah Perempuan Kepala Keluarga di Beji Turun

Jumlah Perempuan Kepala Keluarga di Beji Turun

0
Jumlah Perempuan Kepala Keluarga di Beji Turun
PROGRAM : Pelaksanaan Roadshow Pembinaan dan Pembentukan Perempuan Kepala Keluarga oleh Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Anak dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok di Aula Kantor Kecamatan Beji. FOTO : ISTIMEWA
jumlah perempuan kepala keluarga
PROGRAM : Pelaksanaan Roadshow Pembinaan dan Pembentukan Perempuan Kepala Keluarga oleh Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Anak dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok di Aula Kantor Kecamatan Beji. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, BEJI – Jumlah perempuan kepala keluarga di Kecamatan Beji per Maret 2020 menurun. Angka ini bila dibanding kurun waktu yang sama di 2019. Hal ini dijabarkan saat acara Pembinaan dan Pembentukan Kelompok Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), di Kantor Kecamatan Beji, Selasa (10/3)

Kepala Bidang Perlindungan Anak dan Pengurusutamaan Gender DPAPMK Kota Depok, Betty Setyorini mengatakan, pada 2019, tercatat ada sebanyak 6310 janda yang tersebar di Beji. Namun, pada saat pertemuan tersebut, data menurun sekira 2000 orang.

“Laporan tahun 2019 berdasarkan data Dinas Penduduk dan Catatan Sipil. Dan penurunan data berdasarkan laporan dari tiap kelurahan,” katanya kepada Radar Depok.

Kelompok tersebut terbentuk dilatarbelakangi adanya program Perempuan Kepala Keluarga di Jepang bernama ‘Widows Project’, yang kemudian Komisi Nasional Perempuan bekersama dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Wanita (PPSW) membentiuk Sekretaris Nasional PEKKA.

“Dengan tujuan, membuat perubahan sosial, menghilangkan stigma negatif, dan mengangkat martabat PEKKA,” jelasnya.

Betty mengaku, sudah terdapat 21 Kelompok Pekka yang tersebar di Kota Depok sejak tahun 2017. Dengan jumlah anggota lebih 300 orang. Dimana semua anggota dibimbing agar memiliki usaha sendiri.

“Namun, ada tiga kecamatan yang belum membentuk, salah satunya Beji. Maka dari itu, kami mendorong agar Kecamatan Beji segera membentuk,” ujarnya.

Lebih lanjut, Betty berharap kelompok tersebut bukan hanya bergerak di bidang usaha saja. Tetapi, punya makna bagi kelompoknya dan masyarakat di wilayahnya.

Camat Beji, Anis Fatoni menilai, dengan dibentuknya kelompok tersebut, dapat membantu perekonomian anggota PEKKA di Kota Depok.

“Kegiatan ini bisa menjadi langkah awal dalam menyetarakan gender di Kota Depok dan membantu mewujudkan Kota Depok yang berketahanan keluarga,” katanya kepada Radar Depok.

Anis berharap dengan dibentuknya Kelompok PEKKA, para anggotanya dapat membantu dalam memajukan Depok. (rd)

 

Jurnalis : Devina

Editor : Pebri Mulya