Beranda Satelit Depok Katar Zaman Now Atasi Permasalahan Sosial

Katar Zaman Now Atasi Permasalahan Sosial

0
Katar Zaman Now Atasi Permasalahan Sosial
KOMPAK : Lurah Jatimulya Epi Ardini saat foto bersama Katar Kecamatan Cilodong saat mengadakan roadshow ke katar kelurahan. Senin (09/03). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
kata zaman now
KOMPAK : Lurah Jatimulya Epi Ardini saat foto bersama Katar Kecamatan Cilodong saat mengadakan roadshow ke katar kelurahan. Senin (09/03). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CILODONG – Karang Taruna (Katar) zaman now diharapkan tidak hanya mengadakan kegiatan-kegiatan serimonial, tetapi turut membantu dalam mengatasi permasalahan sosial, seperti mengentaskan kemiskinan atau mengurangi angka pengangguran.

Hal tersebut diungkapkan Lurah Jatimulya, Epi Ardini saat Roadshow Katar Kecamatan Cilodong untuk menyosialisasikan peran organisasi kepemudaan (OKP) tersebut di kantor kelurahan setempat, Senin (9/3).

“Katar zaman now bukan lagi kegiatan yang bersifat seremonial.  Namun, lebih dari itu. Katar nggak cuma urusin acara tahunan, kaya 17an, ngumpulin dana, tapi lebih masif lagi. misalnya turut serta dalam pengentasan kemiskinan,” terang Epi kepada Radar Depok.

Dilanjutkan Epi, di antara 26 poin program kegiatan terkait Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), katar Jatimulya ingin mengambil peran pada pengurangan angka pengangguran usia produktif.

Dalam tahun 2020 ini direncanakan ada pelatihan servis elektronik, yang nantinya akan menggandeng katar sebagai pesertanya.

Dari hasil pelatihan itu teman-teman katar bisa berbagi ilmu kepada remaja yang sudah lulus SMA namun belum kuliah karena kererbatasan biaya.

“Dari situ bisa membuka jasa servis, sehingga mendapatkan income untuk membiayai kuliah atau membantu ekonomi keluarga,” kata Epi.

Salah satu pengurus Katar Kecamatan Cilodong, Robi menambahkan, terobosan ini dilakukan demi meningkatkan kualitas para remaja di Cilodong.

“Saya yang paling gencar untuk memaknai katar jauh lebih dalam, kareba saya yakin remaja disini sangat produktif,” ungkap Robi.

Namun pada intinya kata Robi, penguatan kelembagaan katar  bukan hanya sebagai obyek, tapi juga subyek pemberdayaan. (arn)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu (IG : @kelmanutuarnet)

Editor : Pebri Mulya