Beranda Metropolis Kelulusan SKD Depok 20-25 Maret

Kelulusan SKD Depok 20-25 Maret

0
Kelulusan SKD Depok 20-25 Maret
TES CPNS : Sejumlah peserta mengikuti Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Hotel Bumi Wiyata, beberapa waktu lalu. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
kelulusan SKD hari ini
TES CPNS : Sejumlah peserta mengikuti Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Hotel Bumi Wiyata, beberapa waktu lalu. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ribuan peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Depok, tak perlu bertanya-tanya kapan hari pengumuman kelulusan. Pemerintah Kota Depok memastikan pengumuman dilakukan secara serentak.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Depok, Mary Liziawati mengatakan, pengumuman kelulusan SKD akan dilakukan pada 20–25 Maret mendatang. “Pengumuman akan dilakukan secara serentak di bulan ini,” kata Mary, kepada Radar Depok, Jumat (6/3).

Dia mengungkapkan, setelah pengumuman kelulusan SKD, peserta yang dinyatakan lulus akan mengikuti tes berikutnya. Yaitu, Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), yang akan dilakukan di bulan April. “SKB-nya kemungkinan di pertengahan April, untuk lokasi masih menunggu arahan dari BKN,” bebernya.

Sementara, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggelar rekonsiliasi dan validasi data hasil SKD CPNS 2019 pada Rabu hingga Jumat kemarin. Hasil dari validasi tersebut akan diumumkan dua pekan lagi.

”Hasil SKD akan diumumkan serentak pada tanggal 22-23 Maret 2020,” ujar Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Karo Humas) BKN, Paryono, dikutip dari laman Setkab, Jumat (6/3).

Adapun data yang divalidasi oleh BKN selaku pelaksana teknis seleksi CPNS, meliputi jumlah peserta berdasarkan Berita Acara (BA) kehadiran. Kesesuaian formasi SSCN dengan penetapan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB). Selain itu, validasi juga dilakukan dengan kesesuaian ambang batas, kesesuaian nilai P1/TL formasi tahun 2018, BA penyelenggaraan serta panduan SKB.

”Rekonsiliasi data tahap I dilaksanakan untuk 261 dari 521 instansi pusat dan daerah. Sedangkan 260 instansi lainnya akan dilakukan rekonsiliasi datanya pada tahap II tanggal 11-13 Maret mendatang,” kata dia.

Proses rekonsiliasi data dilakukan melalui 4 level proses verifikasi dan validasi (verval). untuk level 4 yaitu tim pengolahan mengumpulkan data hasil SKD dari seluruh titik lokasi (tilok) dan akan disinkronisasikan saat rekonsiliasi data berlangsung.

Kemudian setelah itu diverifikasi dan divalidasi kesesuaian data dari instansi dengan data yang ada di Sistem Informasi Manajemen Fasilitasi Penyelenggaraan Seleksi (Simflek).

Selanjutnya pada level 3 akan diverifikasi ulang oleh Kordinator Tim Finalisasi Hasil Seleksi, Pemberkasan, dan Penetapan NIP sebelum ke level 2 yaitu persetujuan Deputi Bidang Mutasi BKN. ”Terakhir, pada level I yakni Kepala BKN mengesahkan dengan digital signature dan hasil rekonsiliasi diserahkan kepada instansi secara online,” imbuhnya.

Peserta yang lolos ke tahap SKB, lanjut Paryono, yaitu mereka yang nilainya termasuk 3x formasi setelah pemeringkatan. Hal ini disesuaikan dengan Permenpan Nomor 23 Tahun 2019 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil, dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2019 dan Permenpan Nomor 24 Tahun 2019 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan CPNS.

Pelaksanaan SKD akan berlangsung hingga 10 Maret mendatang dan secara nasional hasil akan dirapatkan oleh Panselnas. Dia menambahkan bahwa target Panselnas dengan diadakannya rekonsiliasi ini adalah zero mistake.

Paryono mengatakan bahwa panitia juga menyediakan fasilitas crisis center untuk membantu penyelesaian masalah, pertanyaan maupun komplain dari instansi yang terdiri dari BKN, Kementerian PAN RB dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“BPKP selaku Tim Quality Assurance Panselnas mendampingi BKN selama masa rekonsiliasi dan validasi data hasil SKD ini serta memastikan pelaksanaan SKD berjalan sesuai ketentuan,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Fahmi Akbar (IG : @akbar.fahmi.71), Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya