Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (tengah).
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (tengah).

 

RADARDEPOK.COM, BANDUNG – Jumlah pasien yang dinyatakan positif terinfeksi virus Korona di Jawa Barat (Jabar) terus bertambah menjadi 22 orang. Data tersebut berdasarkan laman resmi Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar), Kamis (19/3) pukul 13.30 WIB.

Tidak hanya yang positif saja yang bertambah, tetapi di situs tersebut jumlah orang dalam pemantauan (ODP) juga mengalami peningkatan. Saat ini jumlah ODP mencapai 1.165 orang, atau naik dari total 1.004 ODP satu hari sebelumnya di Jabar.

Sementara itu, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah 25 orang, dari 101 PDP menjadi 126 PDP.

Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengaku, telah menyiapkan strategi dalam mengantisipasi lonjakan pasien virus Korona. Salah satu strateginya adalah menyulap Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menjadi rumah sakit khusus untuk menangani pasien virus Korona.

Pria yang akrab disapa Emil itu mengatakan saat ini RSHS Bandung sudah merawat sejumlah pasien dengan status ODP, PDP, dan pasien positif Covid-19.

“Kalau bertambah itu nanti seluruh gedung di Kemuning (RSHS) dikonversi namanya dengan gedung Covid-19. Total ada 250 bed,” katanya, di Gedung Sate, Rabu (18/3).

Jika rencana tersebut direalisasikan, kata Emil, pasien yang umum mengidap TBC dan penyakit lain akan dipindahkan ke rumah sakit lain. Menurutnya, pihak RSHS nantinya fokus melayani dan menangani pasien terkait Korona.

“Kalau suatu hari masih dibutuhkan, maka ini bisa dideklarasikan bahwa seluruh ruangan RSHS jadi rumah sakit khusus Covid-19. Sehingga yang tidak kasus Covid-19 digeser ke tempat lain, termasuk di daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Emil mengaku pihaknya juga akan melibatkan TNI untuk menggunakan fasilitas di lingkungan TNI dalam penanganan pasien virus Korona.

“Fasilitas kesehatan TNI di Kodam III/Siliwangi sudah dipersiapkan. Kemudian tadi kalau PDP ini 100 akan seperti apa, PDP 500 skenarionya seperti apa dan 1000 seperti apa, sudah kita siapkan,” ujarnya. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya