Beranda Politika Kode Keras Buat Pradi di Pilkada Depok

Kode Keras Buat Pradi di Pilkada Depok

0
Kode Keras Buat Pradi di Pilkada Depok
POTONG TUMPENG : Kader Gerindra saat merayakan HUT Gerindra dengan mancing bareng kader di Kelurahan Sawangan Baru, Sawangan, Sabtu (7/3). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK
pradi menuju walikota depok
POTONG TUMPENG : Kader Gerindra saat merayakan HUT Gerindra dengan mancing bareng kader di Kelurahan Sawangan Baru, Sawangan, Sabtu (7/3). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – PDI Perjuangan konsisten menyosialisasikan bakal mengusung Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok, Pradi Supriatna untuk Pilkada Depok 2020 di berbagai kegiatan. Karenannya, Gerindra pun harus segera memanaskan mesin partai pula.

Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Penasehat DPC Partai Gerindra Kota Depok, Nuroji saat menghadiri perayaan HUT Gerindra dengan mancing bareng kader di Kelurahan Sawangan Baru, Sawangan, Sabtu (7/3).

“Pradi sudah dipanggil empat kali ke DPP, dan ini menandakan sudah jadi kode keras. Tapi katanya ada yang ngasih kode keras lagi buat maju Pilkada,” tegasnya Nuroji saat diwawancara Radar Depok.

Ia mengungkapkan, sejauh ini, memang masih menunggu rekomendasi dari DPP partai berlambang Burung Garuda. Anggota DPR RI ini pun berharap agar Pradi Supriatna yang mendapatkan surat sakti, meski peluangnya mencapai 90 persen.

“10 persen lagi Yang Maha Kuasa yang tentukan,” ungkap suami Rezky M. Noor itu.

Terkait rekomendasi untuk Pilkada 2020, wakil rakyat Dapil Jabar 6 (Kota Depok-Kota Bekasi) ini melanjutkan, partainya akan mengeluarkan nama yang mendapat rekomendasi sebagai calon walikota pada pertengahan Maret.

“Pak Sekjen DPP Gerindra Ahmad Mujani juga akan melakukan kegiatan di Depok. Sekalian sosialisasi calon walikota kita di Pilkada Depok,” lanjut Nuroji.

Pada kesempatan tersebut, Nuroji pun mengingatkan seluruh elemen di Gerindra Depok bahwa tahun ini ada agenda besar, yakni Pilkada Depok. Sehingga, ia meminta agar semuanya fokus untuk  meraih kemenangan di Pilkada Depok, meski rekomendasi belum dikeluarkan DPP Gerindra.

“Fokus kita sekarang ini adalah Pilkada. Bagaimana memenangkan calon Gerindra di pilkada nanti,” ucap Nuroji.

Hal tersebut diamini, Sekjen DPC Partai Gerindra Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe yang hadir pada agenda tersebut menyampaikan, tahun ini merupakan tahunnya Gerindra, sehingga seluruh pengurus, anggota fraksi, sayap partai, kader dan simpatisan harus bahu membahu menenangkan Pilkada.

“Seluruhnya harus fokus untuk berjuang memenangkan kandidat yang akan diusung,” kata Harris.

Ia pun menegaskan bahwa, kabupaten/kota di Jabar yang tidak menggelar Pilkada tahun ini pun akan memberikan kontribusi ke kabupaten/kota yang menghelat pesta demokrasi di 2020. “Seperti di Pilgub DKI Jakarta kemarin, dari kabupaten/kota dan provinsi lain turut membantu,” ucap Harris.

Di tempat yang sama, Sekjen DPC Partai Gerindra Kota Depok, Hamzah mengatakan, seluruh elemen di DPC telah sepakat untuk mengusung Pradi Supriatna sebagai Calon Walikota. Bahkan, pihaknya menawarkan ke partai lain yang ingin bergabung dalam koalisi Gerindra-PDIP.

“Kami menawarkan dari Gerindra calonnya adalah Bang Pradi. Terkait di DPP, Alhamdulillah sudah 90 persen. Semoga, di Maret ini SK-nya keluar atasnama Bang Pradi. Insya Allah kita berdoa itu, jika tidak ada kejadian yang sangat luarbiasa, insya Allah Bang Pradi yang mendapatkan rekomendasi,” ucap Hamzah.

Ketua Komisi A DPRD Kota Depok ini melanjutkan,  sekarang yang masih berproses untuk nama yang diusung pada Pilkada tinggal dari internal atau kader Gerindra, sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ditentukan DPP.

“Sejauh ini dalam mekanisme partai, dari mulai pendaftaran di tingkat DPC dan DPD, kader partai itu hanya Bang Pradi yang mendaftar secara resmi dan menyerahkan formulir pendaftaran sebagai Calon Walikota Depok dari Partai Gerindra. Sampai saat ini, karena mekanisme partai harus dijalankan,” ungkapnya.

Ditanya lebih lanjut mengenai kader lain yang kemungkinan mendaftar ke DPP, Hamzah menegaskan, berdasarkan instruksi atau surat edaran dari DPP bahwa semua kader maupun non kader, wajib mendaftar di DPC untuk calon walikota dan wakil walikota.

“Yang kita jelaskan, ke DPC Gerindra (Kota Depok) yang mendaftar cuma Bang Pradi,” tegasnya.

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok, Pradi Supriatna mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan seluruh kader Gerindra di Kota Depok, bahkan PDIP dan rekan-rekan politisi yang duduk di legislatif pun demikian.

“Namun, untuk Pilkada, saya tetap menunggu rekomendasi dari DPP. Nama siapa yang keluar, itu adalah keputusan pimpinan kami di DPP,” kata Wakil Walikota Depok ini.

Pradi menegaskan, nama siapapun yang nantinya bakal ada di surat sakti tersebut, merupakan kader terbaik dan dinilai DPP layak untuk berjuang di Pilkada, terkhusus untuk Kota Depok. Sehingga, ia tetap menghormati proses yang berlangsung di pusat dan juga di partai lain.

“Kita ikuti prosesnya dan tunggu hasil keputusannya, insya Allah yang terbaik,” pungkas Pradi. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya