Beranda Metropolis Lapak Pengepul Barang Bekas Kebakaran

Lapak Pengepul Barang Bekas Kebakaran

0
Lapak Pengepul Barang Bekas Kebakaran
PADAMKAN API: Petugas pemadam kebakaran sedang memadamkan api yang melalap lapak pengepul barang bekas di Jalan Kemuning, Kelurahan Depok, Pancoranmas, Senin (9/3). FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
lapak barang bekas kebakaran
PADAMKAN API : Petugas pemadam kebakaran sedang memadamkan api yang melalap lapak pengepul barang bekas di Jalan Kemuning, Kelurahan Depok, Pancoranmas, Senin (9/3). FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sebuah lapak pengepul barang bekas di Jalan Kemuning, RT04/RW10 Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas dilalap si jago merah, Senin (9/3). Beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa.

Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok Welman Naipospos mengatakan, kebakaran yang terjadi di lapak tersebut cukup besar. Asap membumbung tinggi sampai terlihat dari Balaikota Depok yang berjarak sekitar 4 km.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan mengerahkan tujuh unit mobil pemadam dari markas komando dan dari unit Pelaksana Teknis Damkar Kecamatan Cimanggis, Cipayung, serta Pos Balaikota Depok, sementara personel sebanyak 27 orang.

“Penyebabnya kemungkinan dari pembakaran sampah,” kata Welman kepada Radar Depok, Senin (9/3).

Welman mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga setempat perihal kebakaran tersebut. Lapak barang bekas tersebut adalah milik Sutaji. Lapak seluas 700 meter persegi ini terbakar habis.

“Ada dua orang yang dievakuasi oleh tim dari Palang Merah Indonesia Kota Depok. Mereka syok karena kebakaran tersebut. Tapi tidak ada korban jiwa,” tutur Welman.

Kerugian akibat kebakaran dikatakan Welman masih dihitung. Kebakaran sempat menimbulkan kemacetan lalu lintas disebabkan banyak kendaraan yang berhenti di pinggir jalan untuk mengamati lokasi kejadian. “Untuk kerugian masih dihitung,” tutupnya. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya