mal melanggar perbatasan di depok
LANGGAR : Bagian depan pembangunan Mal di Jalan Raya Ciputat-Parung, Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, diduga melanggar garis sepadan jalan, Sabtu (28/3). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK
mal melanggar perbatasan di depok
LANGGAR : Bagian depan pembangunan Mal di Jalan Raya Ciputat-Parung, Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, diduga melanggar garis sepadan jalan, Sabtu (28/3). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, SERUA – Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, mempertanyakan pengawasan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, terkait pembangunan Mal di Jalan Raya Ciputat-Parung. Diduga, bagian depan Mal telah melanggar garis sepadan bangunan dan menabrak saluran air di jalan tersebut, Sabtu (28/3).

“Dapat di lihat bagian depan mal melewati saluran air Jalan Raya Ciputat-Parung,” ujar Ketua LPM Kelurahan Serua, Dasuki kepada Radar Depok.

Dasuki mengungkapkan, seharusnya bangunan mal berada di belakang saluran air Jalan Raya Ciputat-Parung. Tidak hanya itu, hak pejalan kaki atau keberadaan trotoar jalan, seakan tidak diindahkan. Sehingga, terlihat jelas pelanggaran pembangunan mal tersebut.

Dasuki menilai, pengawasan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Depok seakan lemah karena tidak melakukan pengawasan. Dasuki berharap, Pemkot Depok, khususnya DPMPTSP bagian pengawasan harus bertindak tegas, sebelum mal tersebut diresmikan. Terlebih, Jalan Raya Ciputat-Parung merupakan jalan nasional dan diwacanakan menjadi Jalan Margonda Dua, sehingga dinas harus bertindak tegas.

“Jangan ada pembiaran pelanggaran karena akan merusak citra Pemerintah Kota Depok di mata masyarakat,” tutup Dasuki. (rd)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto (IG : @iky_slank)

Editor : Pebri Mulya