bisnis bucket
SUKSES : Vivy Wulandari (kiri) yang tengah menunjukan hasil karyanya. FOTO : LULU/RADAR DEPOK
bisnis bucket
SUKSES : Vivy Wulandari (kiri) yang tengah menunjukan hasil karyanya. FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

Semua dimulai tak sengaja. Coba-coba. Saat temannya wisuda, kantong Vivy Wulandari sedang kempes. Namun ia ngotot untuk tetap memberi kado kelulusan. Bermodalkan keterbatasan yang ada, dirinya membuat rangakaian bucket bunga dan snack yang kini ditekuninya sebagai bisnis dengan untung hingga jutaan tiap bulannya.

Laporan : Lutviatul Fauziah

RADARDEPOK.COM – Bisnis diusia muda, memang tidak lah mudah. Seperti yang dijalani oleh Vivy Wulandari, warga Kelurahan Leuwinanggung, yang terjun ke dunia bisnis diusianya yang masih duduk di bangku kuliah.

Dengan modal nekat, dirinya beranikan diri untuk memulai usaha demi menambah uang jajan, agar serta tak lagi membebankan keluarganya.

Berawal dari coba-coba memberikan bucket bunga untuk wisuda temannya, dirinya tak menyangka bahwa yang dia lalukan dapat menjadi bisnis yang digeluti hingga saat ini.

“Sangat tidak menyangka, karena awalanya niat bikin untuk temen aja. Ternyata banyak yang tertarik akhirnya coba dijual. Responnya bagus,” ucapnya kepada Radar Depok.

Ia  berjanji untuk tetap menuntaskan kuliahnya di jurusan Kebidanan walaupun sambil bisnis, membuat Vivy mendapat dukungan penuh dari keluarganya.

“Alhamdulillah, uangnya saya pergunakan untuk biaya kuliah, kebutuhan sehari-hari hingga bantu orang tua,” jelasnya.

Dirinya pun terus bersyukur atas rezeki yang telah Allah SWT berikan kepadanya. Kini dirinya mampu mengantongi keuntungan hingga jutaan rupiah dalam setiap bulannnya.

Jenis bucket yang ia tawarkan pun cukup bervariatif, mulai dari bucket bunga berbahan flanel atau satin hingga bucket snack dengan harga mulai dari Rp 10ribu hingga Rp150 ribu, tergantung ukuran yang diminta oleh konsumen. (*)

 

Editor : Pebri Mulya