Membangun Depok Perlu Sinergi Stakeholder

In Politika
membangun depok dengan sinergi
DISKUSI : Suasana diskusi Kalam HMI bertajuk Para Penantang Petahana : Siapa Siap-Siapa Kuat? di Café Artivator, Jalan Pemuda, Kecamatan Pancoranmas, Jumat (28/2). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Membangun sebuah kota yang ideal dan didambakan rakyatnya, Depok perlu mengkapitalisasi potensi Sumber Daya Manusia (SDM) dan sinergi dengan seluruh stakeholder atau para pemangku kepentingan, mulai dari pengusaha, akademisi, tokoh masyarakat, agamawan, hingga masyarakat itu sendiri.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna saat menjadi narasumber dalam dialog publik bertajuk “Para Penantang Petahana: Siapa Siap, Siapa Kuat”. Diskusi  diselenggarakan Kumpulan Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kalam) HMI di salah satu Café Artivator Jalan Pemuda, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Jumat (28/2).

“Pemerintah tidak bisa sendiri. Karena kita bicara tentang grand design Kota Depok,” ujar Pradi.

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok ini mencontohkan, besarnya SDM yang dimiliki Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gunadarma. Di dua universitas tersebut, ada banyak para pakar dari berbagai bidang yang bisa diberdayakan.

“Ini merupakan potensi SDM  yang dimiliki Depok,” katanya.

Untuk itu, sambung Pradi, tinggal komitmen yang harus dibangun, seperti good will dari pemerintah menjalin komunikasi dan mensinergikan program serta kebijakan dengan civitas akademi tersebut.

“Apakah ada will (itikad) besar untuk bersinergi dengan mereka. Jangan lupakan juga, sebentar lagi akan dibangun Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). Kita harus benar-benar mengambil peran,” ujarnya.

Dia memaparkan, mengkapitalisasi seluruh potensi SDM di Depok adalah sebuah keniscayaan. Andil para stakeholder amat vital dan strategis, termasuk gagasan-gagasan yang dihimpun dalam sebuah forum diskusi akademis.

“Seperti Kalam HMI ini. Saya sangat mengapresiasi. Bisa bertatap muka dengan teman-teman yang hebat. Saling berbagi peran dan masukan,” ucap Pradi.

Pradi berharap apa yang dilakukan Kalam HMI terus dilanjutkan. Sumbangsih pemikiran para narasumber menjadi masukan yang berharga, terlepas tema diskusi yang notabene fokus pada bahasan politik.

“Saya tidak ada masalah (dengan tema diskusi hari ini). Saya berprasangka baik, karena ini forum ide dan gagasan. Muaranya sama, untuk Depok yang lebih baik,” pungkasnya.

Turut hadir dalam diskusi tersebut Pakar Psikologi Politik, Prof. Dr. Hamdi Muluk, Politikus PKB, Babai Suhaimi, Eks Politikus PSI, Yurgen Sutarno. Selanjutnya Calon Walikota dari PDIP, Rama Pratama dan Hj. Afifah Alia. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

PSHT bantu tenaga medis

PSHT Depok Berbagi Jamu dengan Tenaga Medis

PEDULI : Keluarga Besar PSHT barikan bantuan kepada tim medis di RS Brimob, Sabtu (18/04).

Read More...
BLT di negeri jepang

Di Jepang, Tiap Warga Dapat Rp14,5 Juta Hadapi Korona

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM - Pemerintah Jepang tengah serius untuk mengentaskan penyebaran virus Korona. negara dibawah kepemimpinan Perdana

Read More...
APD kreasi dari UI

UI Kembangkan APD Respirator

DIKEMBANGKAN : Tim ahli dan peneliti Universitas Indonesia mengembangkan prototype Alat Pelindung Diri (APD), dalam

Read More...

Mobile Sliding Menu