pasar tumpah leuwinanggung dibubarkan
KEGIATAN : Giat penertiban pedagang oasar tumpah di Jalan Baru Leuwinanggung, Kecamatan Tapos, Minggu (22/3). FOTO : LULU/RADAR DEPOK
pasar tumpah leuwinanggung dibubarkan
KEGIATAN : Giat penertiban pedagang oasar tumpah di Jalan Baru Leuwinanggung, Kecamatan Tapos, Minggu (22/3). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, TAPOS – Mencegah masyarakat melakukan kegiatan dan ada konsentrasi massa di wilayahnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) membubarkan pasar tumpah di Jalan Baru, Kelurahan Leuwinanggung, Kecamatan Tapos, Minggu (22/3) pagi.

Camat Tapos, Dadi Rusmiadi yang turut hadir dalam penertiban tersebut mengungkapkan, petugas telah berjaga di sekitar lokasi sejak pukul 04.00 pagi.

“Karena memang adanya himbauan dari Pemerintah untuk tidak boleh ada kerumunan, untuk itu pasar tumpah kami tertibakan, untuk mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya didampingi  Anggota Satpol PP, Kecamatan Tapos Roni kepada Radar Depok.

Dia berpesan, agar masyarakat dan pedagang mematuhi himbauan yang ada untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19 yang saat ini menjadi pandemi di seluruh dunia.

“Pagi tadi masih banyak pedagang yang kita tertibkan, mereka datang dari pagi untuk gelar lapak di pasar tumpah. Namun, kami berikan penjelasan untuk tidak lagi mengadakan kegiatan ini di Minggu pagi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua LPM Leuwinanggung, Nuryadi mengungkapkan, kegiatan pasar tumpah yang berada di Jalan baru Leuwinanggung Kecamatan Tapos ini sudah berjalan satu bulan.

“Ini merupakan limpahan dari Cikeas, karena di sana sudah ditertibkan, jadi pindah ke sini. Tapi sudah kami tertibkan dan sudah aman,” tuturnya.

Ia berharap agar setelah adanya penertiban ini, tetap ada pemantauan dari aparat setempat agar para pedagang tidak lagi berjualan disana.

“Saya inginnya setiap hari sama-sama kita pantau, agar pedagang tidak datang lagi demi mengurangi perkumpulan masyarakat,” pungkasnya.

Giat ini juga dihadiri Camat Tapos, Kapolsek, Danramil serta semua unsur muspika Kecamatan Tapos. (rd)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah (IG : @lutviatulfauziah)

Editor : Pebri Mulya