PAUD Rehuella Helat Edukasi Indoor-Outdoor

In Pendidikan
edukasi PAUD Rehuella
EDUKASI OUTDOOR : Kegiatan Edukasi Outdoor PAUD Rehuella ke Kidzania Jakarta. FOTO : PAUD REHUELLA FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK — Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Rehuella, di Jalan Flamboyan No3 Kecamatan Pancoranmas, memiliki program giat edukasi indoor dan outdoor. Giat edukasi outdoor biasa diadakan dua kali tiap semester, dan ditentukan tema per semesternya.

Kepala Sekolah PAUD Rehuella, Risma Ayu Kenandita menyebutkan, tahun ini bertemakan luar angkasa. Maka pada 10 Maret nanti, anak akan diajak belajar ke Skyworld, Taman Mini Indonesia Indah. Dengan harapan anak-anak belajar bereskperimen, paling tidak anak punya gambaran tentang penciptaan bulan ataupun matahari. Tak hanya itu, PAUD juga adakan kunjungan ke Kampung Horta, Bogor, pada 22 Maret mendatang. Setiap sebulan sekali juga diadakan kegiatan renang.

“Disana mereka belajar cara merawat tanaman, proses pembentukan tanaman dari bibit sampai jadi tanaman, belajar membajak sawah, menanam padi, kerajinan, serta ada games ketangkasan guna anak-anak belajar koordinasi dengan tim atau temannya,” ujar Risma kepada Radar Depok, Senin (2/3).

Risma menambahkan, untuk edukasi indoor, sekolah membuat suatu acara di sekolah. Seperti, setiap tahunnya diadakan Festival Budaya. Para guru diminta untuk memakai pakaian adat selama seminggu, serta terdapat booth yang menjajakan makanan tradisional.

“Dari situ kita kenalkan kepada anak-anak pakaian dan makanan tradisional. Agar anak-anak tidak lupa dengan budaya nusantara. Kita juga bekerjasama dengan para orang tua untuk ikut membuat makanannya,” tuturnya.

PAUD yang sudah berdiri sejak 2013 ini memiliki total 70 anak, dengan satu kelas A dan dua kelas B. Kelas A mulai umur 4,2 sampai 5 tahun, sedangkan Kelas B mulai 5,2 hingga 6 tahun. Ekskul di PAUD ini hanya dilakukan sejam setelah KBM. Dan berubah per semesternya, dilihat dari kebutuhan anak, serta program yang sedang sekolah tekankan. Beberapa ekskulnya yakni, robotic, nari, vokal, seni rupa, dan musik.

“Sebenernya kita pengen punya eskul banyak cuman kan ngaturnya gakbisa. Maksudnya ketika dipertimbangkan dengan minat, ga semua anak minat. Ekskul musik lebih ditekankan ke tradisional seperti angklung, pianika, dan seruling,” pungkas Risma.

Sekolah juga sempat adakan giat penyuluhan tentang gigi sekaligus pemeriksaan, dengan mengundang dokter dari klinik gigi. (rd)

 

Jurnalis : Tanya Audriatika

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

pradi ngobrol sama nenek

Pradi Didoakan Nenek Usia 106 Tahun

SUNGKEM : Calon Walikota Nomor Urut 1, Pradi Supriatna saat sungkem ke Mak Naimah nenek

Read More...
imam bertemu pendukung

Idris-Imam Selalu Tepati Janji Kampanye

DUKUNGAN : Calon Wakil Walikota Depok Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono saat sosialisasi di

Read More...
maksimal nikah di KUA

Nikah di KUA Maksimal 10 Orang

Kepala KUA Beji, Dede Nasip.   RADARDEPOK.COM, BEJI – Pandemi Covid-19 benar-benar merusak segala sendi kehidupan. Bikin

Read More...

Mobile Sliding Menu