pembuatan kartu kuning
PERUBAHAN LAYANAN : Warga saat melakukan pembuatan AK-1 (kartu kuning) di Ruang Pelayanan, Balaikota Depok. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
pembuatan kartu kuning
PERUBAHAN LAYANAN : Warga saat melakukan pembuatan AK-1 (kartu kuning) di Ruang Pelayanan, Balaikota Depok. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dinas Tenga Kerja (Disnaker) Kota Depok, sementara waktu meniadakan pelayanan pembuatan Kartu Kuning (AK1) secara tatap muka di gedung Dibaleka. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan Virus Korona atu Covid-19.

Kepala Disnaker Kota Depok, Manto Djorgi mengatakan, sebagai gantinya Disnaker sudah membuat situs agar masyarakat bisa mengurus AK1, melalui daring dengan mengakes Bursa Kerja Online (BKOL) di bkol.depok.go.id.

“Ini kita laksanakan juga berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Depok Nomor 800/141-Huk/BKPSDM tentang penyesuaian sistemkerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona di lingkungan Pemerintah Kota Depok,” ujar Manto, kepada Radar Depok, Minggu (29/3).

Dia mengungkapkan, pihaknya juga sudah menyediakan hotline bagi masyarakat yang perlu informasi lebih lanjut soal BKOL ini, di nomor layanan 088977005647.

“Pelayanan harus tetap jalan. Namun kami menghindari tatap muka. Untuk pencetakan dan pengambilan kartu, bisa dilakukan dengan perjanjian sebelumnya. Biasanya satu hari bisa selesai,” terangnya.

Manto menjelaskan,  pasca merebaknya kasus virus Korona, pihaknya mencatat terdapat penurunan jumlah permohonan Kartu Kuning. Dari yang biasanya minimal 10 pemohon, saat ini hanya kurang dari lima pemohon setiap harinya.

“Rentan waktu Januari-Februari masih ada 10 pemohon setiap harinya. Sekarang memang belum ada laporan resmi, tetapi yang kami lihat ada penurunan. Mudah-mudahan pandemi ini segera berakhir, agar pelayanan bisa kembali normal,” tutupnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya