Pengacara Sebut Pembunuh Habulah Tak Berencana

In Metropolis
pembunuhan habulah tak berencana
DITUNTUT : Jaksa Penuntut Umum, Kejari Depok, memberikan tuntutan kepada terdakwa Andi Mardiansyah alias Boncu, selama 20 tahun. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Depok, menuntut terdakwa Andi Mardiansyah alias Boncu, selama 20 tahun, belum lama ini. Terdakwa dituntut karena telah membunuh korban Hasbulah alias Agel, yang juga teman Boncu menggunakan pisau yang biasa digunakan saat berjualan Ayam.

“Sidang perkara atas nama terdakwa AM, yang terkait Pasal 340 KUHP, adalah mendengarkan Tuntutan dari Jaksa, setelah itu, akan diberikan Pembelaan dari terdakwa minggu depan” Ujar Humas PN Depok, Nanang Herjunanto kepada Radar Depok, Senin (16/3).

Keluarga korban, mengapresiasi atas tuntutan yang diberikan kepada terdakwa. Harapan dari keluarga, agar vonis nantinya, akan sama dengan atau bisa lebih dari tuntutan jaksa.

“Kami harap kepada Hakim, supaya dapat memberikan vonis yang setimpal kepada terdakwa pembunuh suami saya. 20 tahun atau seumur hidup, karena tidak adanya suami saya, kami tidak punya tulang punggung keluarga, semoga Putusan nanti dapat memberikan Keadilan yang hakiki,” terng singkat, Rosyidah.

Kuasa Hukum Andi Mardiansyah, Andi Tatang mengatakan, kliennya dirasa tidak ada niat untuk melakukan pembunuhan berencana. Menurutnya, sebagai tukang daging memang pisau menjadi alat utama untuk memotong daging, sehingga tidak ada rencana sedikitpun untuk membunuh korban.

Dia juga mengatakan, korban juga sebelumnya sempat mengajak pelaku untuk menagih uang ayam sebelum peritiwa pembunuhan itu terjadi. “Menurut saya tidak ada unsur perencanaan, karena pisau merupakan alat yang harus dibawa sehari-hari bagi penjual daging,” kata Tatang.

Dia menyebut, akan membacakan pledoi terhadap kliennya Kamis (19/3) mendatang. “Kami diagendakan membacakan pledio oleh majelis hakim Kamis (19/3),” tandas Andi Tatang.

Perlu diketahui, Selasa (27/8) malam sekira pukul 21:00 WIB, pria yang kesehariannya berkerja sebagai tukang antar ayam hidup, Hasbulah ditemukan tak bernyawa dengan cara sadis, Rabu (28/8). Mengenakan levis hitam jasadnya ditemukan, di Jalan Bango, RT3/RW3 Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo Depok. (rd)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

uhamka ajarim buat masker

UHamka Tanggulangi Covid-19 Berbasis Komunitas di Sukmajaya

KEGIATAN : Masyarakat RW 13 Kelurahan Cisalak dibina untuk membangun kemandirian dengan membuat masker dan

Read More...
Ilustrasi penjahat

4 Pelaku Perampasan di Cipayung Ditangkap Polisi

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Polsek Pancoranmas meringkus empat pelaku tindak kejahatan perampasan dan pemerasan yang terjadi

Read More...
Rapid test di pasar agung

Ini Hasil Rapid Test ke Pedagang dan Pengunjung Pasar Agung

SUASANA TEST : Para pedagang serta pengunjung saat melakukan rapid test di Pasat Agung Jaya,

Read More...

Mobile Sliding Menu