ojol resah korona
PENGEMUDI ONLINE: Para pengemudi Online dibawah naungan PAS Indonesia berharap pihak OJK segera membuat dan menetapkan aturan khusus yang mengatur mekanisme keringanan angsuran. FOTO ISTIMEWA
ojol resah korona
PENGEMUDI ONLINE : Para pengemudi Online dibawah naungan PAS Indonesia berharap pihak OJK segera membuat dan menetapkan aturan khusus yang mengatur mekanisme keringanan angsuran. FOTO ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Keterangan Pers Presiden Jokowi pada Selasa (24/03) terkait Restrukturisasi Kredit atau Pembiayaan terkait dampak Covid-19, membawa harapan baru bagi para pelaku usaha mikro dan usaha kecil.

OJK memberikan kelonggaran atau relaksasi kredit untuk usaha mikro dan usaha kecil untuk yang nilainya dibawah Rp10 miliar baik kredit atau pembiayaan yang diberikan oleh Bank maupun Industri keuangan non-Bank, kepada debitur perbankan akan diberikan penundaan sampai satu tahun dan penurunan suku bunga.

Lain halnya dengan perusahaan leasing yang selama ini membiayai debitur untuk pembelian kendaraan bermotor, yang mana nasabahnya mayoritas para pengemudi online, baik kendaraan roda dua maupun roda empat sampai saat ini belum mendapatkan kepastian hukum. Hal ini tertuang dalam dalam POJK Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical, bahwasanya OJK masih melakukan finalisasi bentuk produk hukum yang akan diterapkan.

Belum adanya kepastian hukum buat para debitur inilah yang menjadi resah para pengemudi online, sebagaimana disampaikan Sekjen Perkumpulan Armada Sewa (PAS Indonesia) Rizana Miko Harmoko, Minggu (29/03).

“Kami selaku pengurus Perkumpulan Armada Sewa Indonesia sebagai organisasi skala nasional, yang menaungi para driver online Indonesia dibawah kepemimpinan Ketua Umum pak Sulistyo Raharjo, sangat mendukung apa yang telah disampaikan Presiden Jokowi beberapa hari yang lalu melalui siaran Persnya,” ungkap Miko.

Sementara itu lanjut Miko, OJK menindaklanjuti pernyataan Presiden tersebut dengan mengeluarkan peraturan POJK Nomor 11/POJK.03/2020. Akan tetapi dalam peraturan tersebut belum ada aturan yang menjadi acuan untuk perusahaan leasing yang mana pihak OJK masih melakukan finalisasi terkait produk hukum yang akan diterapkan.

Para pengemudi Online dibawah naungan PAS Indonesia berharap pihak OJK segera membuat dan menetapkan aturan khusus yang mengatur mekanisme keringanan angsuran, untuk para pengemudi online agar bisa tetap bertahan selama masa penanganan kasus wabah Covid-19 di Indonesia.

“Dampaknya sangat besar sekali memengaruhi penghasilan para pengemudi online, selain itu juga sesuai dengan semangat pemerintah secara bersama-sama melawan dan mengatasi pandemik Covid-19,” pungkasnya. (rd/cky)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya