Beranda Metropolis Peran Perempuan Sangat Penting

Peran Perempuan Sangat Penting

0
Peran Perempuan Sangat Penting
(Kiri-kanan) Elly Farida, Martha Catur Wurihandini, dan Yeti Wulandari.
depok hari perempuan internasional
(Kiri-kanan) Elly Farida, Martha Catur Wurihandini, dan Yeti Wulandari.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Hari Perempuan Dunia diperingati serentak, Minggu (8/3). Di Kota Depok, sejumlah harapan diutarakan oleh kaum Hawa.

Ketua TP PKK Kota Depok, Elly Farida mengatakan, perempuan adalah salah satu makhluk Allah SWT yang menyempurnakan laki–laki. Keberadaannya melengkapi dunia akan berbagai hal.

“Perempuan adalah pelengkap laki–laki, dan bagi perempuan laksana adam yang disempurnakan dengan hadirnya hawa dalam hidupnya, serta laksana Siti Kadijah yang hadir bagi  Nabi Muhammad SAW” kata Elly Farida, Minggu (8/3).

Dia mengungkapkan, banyak pemimpin negara, khususnya di Indonesia yang sukses karena perempuan. Dia mencontohkan sosok Ainun yang mendampingi Presiden BJ Habibie, dan Ani Yudhoyono yang mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY).

“Saya mengucapkan selamat Hari Perempuan Sedunia. Perempuan memiliki sesuatu yang special yang tidak dimiliki laki – lai, seperti kelembutannya, ketekunannya dan ketelitiaannya. Perempuan melahirkan anak bagi sebuah peradaban, menyiapkan anak – anak yang bisa mengubah sejarah di masa depan,” tutur Elly.

Lebih lanjut, Menurut Elly, sosok perempuan juga tidak lepas dari kemajuan pembangunan di Kota Depok. Bagi Elly, perempuan banyak memegang peranan dalam politik dan pemerintahan di Kota Depok.

“Pemerintah Kota Depok memberi kesempatan yang luas kepada kaum perempuan dengan menempatkan mereka menjadi Kepala Dinas Kesehatan, Kepala DPMPTSP, Kasat Pol PP, Kepala BKD dan sebagainya,” beber istri Walikota Depok, Mohammad Idris ini.

Dia menambahkan, perempuan–perempuan tersebut dapat mengemban amanah yang diberikan tanpa meninggalkan tanggung jawabnya sebagai ibu dan istri, dalam mengurus anak serta suaminya.

“Meski memiliki karir, mereka tetap menjaga sisi lain Depok Ramah Keluarga sehingga urusan rumah tanggannya tidak terbengkalai. Hal itu menandakan Kota Depok sebagai kota yang Ramah Keluarga sudah terlaksana,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua TP PKK Kota Depok, Martha Catur Wurihandini mengatakan, peranan perempuan dalam pembangunan di Depok adalah dengan meningkatkan kualitas hidup, terutama mendapatkan pendidikan, kesehatan, politik, dan hukum.

Selain juga, aktif dalam berbagai kegiatan terkait dalam pembangunan nasional  baik di lingkungan pusat, daerah, dan organisasi kelompok di daerah tempat tinggalnya.

“Upaya tersebut membutuhkan dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak. Kedepannya diharapkan akan lebih banyak lagi program pemberdayaan perempuan bagi pembagunan di Depok. Saya berharap juga tidak ada lagi kekerasan, KDRT, Diskriminasi dan tidak adalagi batasan bagi perempuan untuk berkarya dan berekspresi,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Depok drai Fraksi Gerindra, Yeti Wulandari mengatakan, Hari Perempuan Internasional, yang diperingati setiap 8 Maret di seluruh dunia merupakan peringatan atas kontribusi dan perenan perempuan bagi dunia ini.

“Hari Perempuan Internasional sendiri merupakan hari di mana dirayakannya pencapaian wanita dalam berbagai bidang dari mulai sosial, ekonomi, budaya, hingga politik,” kata Yeti.

Dia mengungkapkan, Kota Depok merupaka salah satu kota di Indonesia yang memberikan ruang yang luas bagi kaum perempuan untuk berperan aktif di sektor publik. “Perempuan mempunyai peran yang besar di Depok, mulai dari pemerintahan, legislatif, swasta, perempuan mendapatkan kesemptan luas untuk berkontribusi dalam pembangunan di Depok,” bebernya.

Dia menambahkan, wakil rakyat di Depok juga tak melupakan nasib perempuan di Depok khususnya di sektor domestik atau keluarga. Lewat Perda nomor 9 Tahun 2017 tentang peningkatan ketahanan keluarga, mereka mencoba melindungi hak perempuan di Depok.

“Salah satu tujuan dari perda ini adalah untuk mewujudkan keharmonisan keluarga, menjadikan keluarga sebagai wahana pendidikan pertama, meningkatkan sistim pelayanan publik yang ramah keluarga, dan meningkatkan peran serta kelurga dalam pencapaian tujuan pembangunan,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya