Beranda olahraga Depok Sport Persikad U-14 Lumat SSB Tertua di Bandung

Persikad U-14 Lumat SSB Tertua di Bandung

0
Persikad U-14 Lumat SSB Tertua di Bandung
MENANG : Persikad U-14 unggul melawan UNI 4-1 yang dilaksanakan di Inspire Arena. FOTO : ISTIMEWA
persikad U 14 ke bandung
MENANG : Persikad U-14 unggul melawan UNI 4-1 yang dilaksanakan di Inspire Arena. FOTO : RUBI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Batal ke Malaysia untuk mengikuti Kuala Lumpur (KL) Cup, tim Persikad Depok lakukan pertandingan ujicoba dengan salah satu Sekolah sepak bola (SSB) tertua di Bandung yang telah buka sejak 1903, yaitu SSB Uitspaning Na Inspanning (UNI) Bandung.

Dalam pertandingan persahabatan yang di laksanakan di Inspire Arena yang beralamat di Jalan Sersan Bajuri Km 4,5, Kompleks Graha Puspa, Cihideung, Parongpong, Lembang, Jawa Barat, Persikad muda mampu mengungguli UNI Bandung.

Lapangan rumput sintetis yang kerap menjadi tempat latihan Persib Bandung, Sangat nyaman digunakan. Pola pelatihan yang biasa di ajarkan kepada para pemain berjalan dengan lancar. Meski sempat mendapat tekanan dari UNI namun Persikad mampu mengungguli UNI dengan mudah.

Skor berakhir 4-1 untuk kemenangan Persikad 99 U-14. Striker Persikad 99 U-14,  M Iqbal Hakim no punggung 12 mampu mencetak hattrick dipertandingan tersebut. Dan Muhammad Akbar Raihan nomor punggung 7, mampu menambah keunggulan menjadi 4-1 untuk keunggulan Persikad 99.

CEO Persikad 99, A Handiyana mengatakan, meski sempat dibayangi Corona, sampai batal ke KL Cup, namun prestasi pemain harus terus ditingkatkan.

“Jangan sampai berhenti latihan, dan bertanding, karena jam terbang Sangat dibutuhkan bagi para pemain muda,” kata Handiyana.

Sementara itu, coach Persikad U-14, Slamet mengatakan optimis menghadapi UNI, meski UNI merupakan SSB tertua Persikad mampu mengungguli permainan UNI.

“Kita pakai 4-4-3, dengan manfaatkan pemain sayap untuk membangun serangan,” kata Slamet.

Sementara itu pelatih UNI Bandung,  U-14, Adriani mengakui keunggulan Persikad U-14. Menurutnya pemain Persikad U-14 sudah unggul secara individu. Tinggal bagaimana manajemen semakin membuat kompak para pemain di lapangan.

“Persikad sudah baik, karena mungkin pemain sudah diseleksi terlebih dahulu sebelum dibentuk sebagai tim. Jangan mudah puas, karena tujuannya bukan hanya menang melawan UNI, tapi kompetisi yang lebih besar,” kata Adriani.

Sementara itu dia juga berpesan agar pemain yang telah dipilih Persikad 99 U-14 untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut. “Secara Skil individu, pemain Persikad U-14 sudah baik, tinggal ditingkatkan, dan dilakukan kekompakan dengan tim,” tutup Adriani. (rd)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya