Pilkada Depok : Idris Cari Cinta yang Lain

In Politika
idris mulai ditinggal PKS
Mohammad Idris.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kecintaan petahana Mohammad Idris kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah mentok. Hanya saja, bak cinta bertepuk sebelah tangan. Sejauh ini, PKS masih keukeuh dengan hasil Pemilihan Umum Internal Raya (Pemira), yang sedang digodok PKS  maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Depok 2020.

“Jujur saya masih cinta dengan PKS dan semoga cinta saya masih diterima. Kalau tidak diterima ya terpaksa harus mencari cinta yang lain dalam Pilkada Kota Depok 2020,” ujar Walikota Depok Mohammad Idris kepada Radar Depok, di Kantor Dishub Cilodong Kota Depok, Rabu (11/3).

Bila tidak mendapatkan respon dari PKS, Idris mengaku akan mencari kendaraan lain. Sejauh ini sudah ada yang melirik. Yang jelas, kata Idris, dia tidak pernah merasa tergantung dari satu partai saja di Pilkada di Kota Depok 2020 ini. Dan itu sudah biasa sejak dulu jadi calon Wakil dan Walikota Depok. “Sudah biasa kok,” ucap orang nomor satu di Kota Depok ini.

Menurutnya, pendafataran maju mencalonkan diri lagi sebagai petahana di Pilkada Depok, masih beberapa bulan lagi. Jadi, santai tidak perlu grasak grusuk. Terpenting saat ini tugasnya sebagai Walikota Depok, masih memiliki berbagai program. Harus diselesaikan sampai batas waktu lima tahun ini.  “Last minute lah, jika tidak dapat kendaraan ya sudah enggak usah mencak-mencak segala,” terangnya.

Terkait namanya yang masih tinggi dalam sejumlah hasil survei, termasuk dalam simulasi Harian Radar Depok, Idris bersyukur. “Alhamdulillah kalau hasilnya seperti itu. Biarkan mereka atau orang lain yang menyurvei. Saya tetap fokus kerja menuntaskan program sebagai Walikota Depok,” tuturnya.

Idris  menegaskan lagi, bila nantinya PKS tak juga menariknya hingga menjelang masa pendaftaran, dia akan mencoba mencari parpol lain. “Yang jelas sedikit sudah ada yang melirik. Kalau kita mampu pake kendaraan mereka tapi kalau tidak mampu jangan memaksakan diri,” paparnya.

Menurutnya, jangan sampai menjadi pemimpin malah utang menumpuk, yang perlu dipikirkan diatas segalanya adalah bagaimana mensejahterakan masyarakat Kota Depok dengan baik dan lancar.

Menimpali pernyataan tersebut, Tim Pemenangan Pemilu Daerah (TPPD) DPD PKS Kota Depok, TM Yusufsyah Putra belum mau menanggapinya.

Begitu juga dengan Ketua Tim Pemenangan Pilkada Jawa Barat (Jabar), Ahmad Syaikhu yang belum menjawab sejumlah pertanyaan saat dikonfirmasi Radar Depok.

Tapi belum lama, Anggota DPR RI ini menyebut, Pemira PKS Depok masih berjalan dan belum mengkrucut satu nama. Jadi, nanti usulan dari Depok akan disandingan dari hasil survei internal. “Survei sudah dilakukan hasil ini yang terakhir,” terang Syaikhu hanya kepada Radar Depok, Rabu (26/2).

Syaikhu menegaskan, survei sudah dilakukan dua kali, dan terakhir sepertinya awal atau petengah Maret akan keluar. Dia masih menunggu hasil satu nama. Yang jelas masih fokus dahulu pada Pemira PKS yang saat ini berlangsung.

Ketika ditanya peluang petahana Walikota Depok Mohammad Idris dan Sekretaris Daerah (Sekda) Depok Hardiono, Syaikhu enggan membahasnya. “Kita liat nanti ya, saat ini kami masih menunggu pemira,” tegasnya.(rd)

 

Jurnalis : Fahmi Akbar (IG : @akbar.fahmi.71), Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

kantor PLN GDC

Ini Klarifikasi dari PLN Soal Pemutusan Listrik Pelanggan

AREA DEPOK : Kantor PLN Area Depok yang berada di kawasan Grand Depok City (GDC).

Read More...
Partai demokrat depok berbagi

Demokrat Depok Sebar 3.165 Sembako

BERBAGI : Ketua DPC Partai Demokrat Kota Depok, Edi Sitorus didampingi pengurus lingkungan setempat saat

Read More...
kondisi terminal depok di korona

Tinggal Bus Jenis Ini yang Beroperasi di Terminal Depok

ILUSTRASI : Suasana Terminal Terpadu Depok yang tampak lengan dari aktifitas naik turun penumpang. FOTO

Read More...

Mobile Sliding Menu