Rapid Tes Depok di Puskesmas

In Utama
semprot disinfektan di margonda
PENYEMPROTAN DISINFEKTAN : Petugas melakukan penyemprotan cairan disinfektan di kawasan Jalan Margonda Raya, Senin (23/3). Pemerintah Kota Depok melakukan penyemprotan di sejumlah ruas jalan guna mengantisipasi penyebaran virus Korona. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Warga Depok yang punya gejala klinis terpapar Virus Korona atau Covid-19 bisa langsung datang ke puskesmas terdekat. Kebijakan ini menyusul dibatalkannya lokasi rapid tes yang semula di Alun-alun Kota Depok.

Ketua Pengarah Gugus Tugas Percepatan Penangganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, pelaksanaan rapid tes yang semula akan dilaksanakan di Alun-alun KOta Depok, diubah dan akan dilaksanakan di seluruh puskesmas di Kota Depok.

Menurutnya, rapid tes yang akan dilakukan dengan alat tersedia akan dilaksanakan di rumah sakit yang merawat Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Dengan tenaga kesehatan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap saat kontak dengan pasien positif.

Selain itu, pelaksanaan rapid tes juga akan dilaksanakan di puskesmas untuk seluruh Orang Dalam Pengawasan (ODP), dan pasien yang memiliki gejala mirip Covid 19. “Kami juga melarang kegiatan keagamaan, wisata, hiburan, dan menutup kegiatannya yang melibatkan orang banyak,” kata Mohammad Idris yang juga Walikota Depok, Senin (23/3).

Berdasarkan data yang dihimpun Tim Gugus Tugas Penangganan Covid 19. Data pasien positif di Kota Depok masih 13 orang, dengan pasien sembuh sebanyak 4 orang.

Sementara PDP 121, selesai 11 orang, dan 110 orang masih dalam pengawasan, sementara ODP 402 orang, dengan 185 orang dinyatakan selesai, dan 216 orang pemantauan.

Kota Depok, kata walikota, terus meminimalisir penyebaran Korona di Kota Depok, dengan menyosialisasikan virus korona dengan berbagai media di area publik, serta terus melakukan penyemprotan diesinfektan, secara bertahap.

Sementara, Kabid Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Deni Romulo menyebutkan, fasilitas umum dan gedung Pemerintahan akan menjadi prioritas utama.

“Hari ini (kemarin) Jalan Margonda, Terminal, Kantor Pemkot dan Alun-Alun Kota Depok disemprot disinfektan menggunakan kendaraan milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok,” kata Deni kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Dia mengaku, menerjukan sebanyak 11 unit kendaraan dan puluhan petugas Pemadam Kebakaran. Sebelum dilakukan penyemprotan pihaknya juga telah melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat.

“Dua jam sebelum penyemprotan sudah di sosialisasikan ke warga sekitar yang lokasinya akan disemprot. Kemudian petugas akan melaksanakan tugas penyemprotan di lokasi yang sudah dijadwalkan,” ungkap Deni.

Selain itu masyarakat diimbau untuk tidak keluar rumah jika tidak ada aktifitas penting. Sebab langkah tersebut dianggap ampuh dalam memutus mata rantai penyebaran virus asal Kota Wuhan, China. “Tolong masyarakat dirumah saja jangan keluar rumah karena itu terbukti memutus mata rantai penyebaran virus corona,” terangnya. (rd)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto), Arnet Kelmanutu (IG : @kelmanutuarnet)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

PSHT bantu tenaga medis

PSHT Depok Berbagi Jamu dengan Tenaga Medis

PEDULI : Keluarga Besar PSHT barikan bantuan kepada tim medis di RS Brimob, Sabtu (18/04).

Read More...
BLT di negeri jepang

Di Jepang, Tiap Warga Dapat Rp14,5 Juta Hadapi Korona

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM - Pemerintah Jepang tengah serius untuk mengentaskan penyebaran virus Korona. negara dibawah kepemimpinan Perdana

Read More...
APD kreasi dari UI

UI Kembangkan APD Respirator

DIKEMBANGKAN : Tim ahli dan peneliti Universitas Indonesia mengembangkan prototype Alat Pelindung Diri (APD), dalam

Read More...

Mobile Sliding Menu