Kota Depok : Ratusan Kios di Pasar Tutup

In Metropolis
ratusan kios tutup di depok
TUTUP : Banyak kios di Pasar Tugu, Cimanggis yang tutup akibat Korona. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sejumlah kios ataupun los di sejumlah pasar di Kota Depok tutup. Pemilik lebih memilih menutup menyusul diberlakukannya status darurat Korona dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok beberapa waktu lalu.

Pantauan Radar Depok di Pasar Tugu, Kecamatan Cimanggis, tampak puluhan kios tutup dan juga pengunjung yang lebih sepi dari biasanya.

Kasubag TU Pasar Tugu, Tri Handoko mengatakan, kios di sana tutup sejak beberapa minggu yang lalu, lantaran pedagang takut akan keberadaan wabah korona.

“Sejak keluar berita Depok darurat Korona, Pedagang banyak yang tutup. Ditambah sempat ada isu hoaks ada pedagang yang terkena Korona di sini. Padahal, pas dicek karena DBD,” kata Tri kepada Radar Depok, Senin (30/03).

Dia mengungkapkan, hingga saat ini total ada 60 kios yang tutup. Diperkirakan juga penurunan jumlah pengunjung turun drastis, hingga 50 persen lebih dari sebelum adanya Korona di Depok.

“Lihat aja di parkiran, motor sepi banget biasanya sudah penuh sesak parkirannya,” bebernya.

Dia menjelaskan, tidak semua pedagang menutup kiosnya, rata–rata hanya pedagang pakaian, toko perabotan rumah tangga, dan penjahit saja yang menutup kiosnya.

“Kalau pedagang sembako masih pada buka seperti biasa,” jelasnya.

Sementara itu, hal senada juga diungkapkan Kepala UPT Pasar Cisalak, Sutisna. Dia mengatakan, di Pasar Cisalak juga ada kios yang tutup sebanyak 80 kios.

“Iya tutup karena takut korona,” ucapnya.

Meski demikian, dia mengimbau masyarakat untuk tidak panik, sebab pihaknya menjamin kebersihan dan ketersediaan fasilitas mencuci tangan dan handsanitizer di pasar. Sehingga masyarkat bisa berbelanja dengan aman dan nyaman.

“Dari 800 kios yang ada di sini hanya 80 aja yang tutup. Sisahnya masih pada buka,” ujarnya.

Menanggapi banyaknya kios yang tutup karena korona. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok, Zamrowi Hasan mengaku, sudah mengetahui hal tersebut.

Menurutnya sah–sah saja pedagang untuk menutup kiosnya di saat seperti saat ini. Karena memang saat ini sudah diberlakukan self distancing bagi seluruh warga Depok. Namun, dia berjanji untuk menemukan solusi agar seluruh kebutuhan masyarakat di Depok tetap bisa terpenuhi walau ada kios yang tutup.

“Kita anjurkan untuk berjualan online, kita akan usulkan agar bisa dibuatkan aplikasi atau wadah agar pedagang bisa jualan secara online,” tutupnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Reza Indragiri Amriel.

Waspada Kriminalitas Mewabah di Depok

Reza Indragiri Amriel.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Satu persatu tidak kriminalitas mulai tumbuh di Kota Depok. Di

Read More...
mohammad idris baju ungu

Ada 40.423 KK yang Terima Bantuan di Depok

Ketua Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris.   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sebanyak 40.423 Kepala

Read More...
warga depok terkena virus

Data IDI : Di Indonesia 1.000 Orang Meninggal Terkait Korona

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Data pasien positif Korona yang meninggal antara yang diumumkan Pemerintah berbeda dengan

Read More...

Mobile Sliding Menu