Beranda Ruang Publik Revolusi Industri 4.0 Dalam Pelayanan Kesehatan di Masyarakat

Revolusi Industri 4.0 Dalam Pelayanan Kesehatan di Masyarakat

0
Revolusi Industri 4.0 Dalam Pelayanan Kesehatan di Masyarakat

 

Oleh: Indra Natalia

Mahasiswa STIKIM JAKARTA, NPM 02180200035

 

REVOLUSI industri 4.0 adalah suatu upaya yang mampu mengarahkan proses industri yang lebih efisien dan menghasilkan produk yang lebih berkualitas.

Dan dalam pembahasan ini berfokus pada produk kesehatan. Dimana salah satu unsur yang mempengaruhi terlaksananya suatu revolusi industri 4.0 di bidang kesehatan adalah unsur pelayanan kesehatan yang baik untuk masyarakat.

Hal apa saja yang diperlukan oleh seseorang agar dapat mengikuti suatu revolusi industri, diantaranya adalah :

  1. Memiliki Inovasi

Mengapa terjadi revolusi dikarenakan jaman semakin berkembang dan pola fikir seseorang pun semakin bergerak, manusia mencari cara dalam membuat suatu trobosan baik dalam sistem atau pun alat bantu agar kegiatan mereka khususnya dalam pendukung  pekerjaannya semakin efisien dan efektif sehingga input yang di dapat juga semakin berkualitas.

Manusia mengharapkan input yang mereka dapatkan semakin banyak dan berkualitas dengan output yang semakin simpel dan efisien. Maka dari itu manusia tersebut harus memiliki inovasi untuk mendukung hal tersebut. Inovasi dapat tercipta jika manusia tersebut sudah menemukan titik masalah yang ingin dipecahkan dan dalam pemecahan masalah konsepnya harus jelas dalam hal revolusi ini kita berfokus pada inovasi dalam teknologi .

  1. Memiliki jiwa penggerak

Selain harus berinovasi sesorang juga harus memiliki jiwa juang yang tinggi untuk mencapai tujuannya. Dalam menyatakan suatu inovasi baru terkadang mengalami banyak penolakan karena teknik berfikir tiap orang berbeda. Maka untuk itu sesorang harus memiliki inovasi dan tujuan yang jelas agar bisa menjadi penggerak dalam revolusi tersebut.

Perkembangan revolusi industri 4.0 juga sangat dirasakan dalam bidang kesehatan, alat pendukung kesehatan semakin canggih sehingga proses pelayanan khususnya dalam pemberian tindakan kesehatan semakin cepat, mudah dan efisien. Sehingga pasien bisa menikmati pelayanan kesehatan dengan nyaman dan lebih mudah dijangkau. Semakin canggihnya teknologi kesehatan yang ada maka user atau pelaku pelayan kesehatan juga harus berinovasi agar dapat mengikuti perkembangan teknologi yang ada.

Salah satu hasil kerja nyata pemerintah dalam inovasi teknologi pelayanan kesehatan yaitu sistem informasi berbasis komputasi oleh program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Beberapa hal yang menjadi ruang lingkup penerapan teknologi sistem informasi kesehatan adalah beberapa hal, yaitu master plan (meliputi data, proses, sistem pelaporan informasi, sistem manajemen informasi, sistem pendukung keputusan, sistem yang mahir dan sistem pengetahuan), network system (pusat, provinsi, daerah), sistem informasi pusat pelayanan kesehatan, sistem informasi billing pada sebuah rumah sakit, sistem monitoring serta sistem pendukung keputusan (Sabarguna, 2012).

Kalau dulu, pasien datang mencatat manual, sekarang dengan sistem komputasi yang terintegrasi dengan data dari Kementerian Dalam Negeri, pasien tak perlu mencatat dengan mengulang-ulang. Caranya simpel. Tinggal unduh aplikasi mobile JKN berbasis IOS atau Android, kita bisa mengisi data dari mana saja, dan terintegrasi. Lebih mudah dan cepat. Di dalamnya juga ada info-info terupdate soal JKN. Ini harus terus kita pertahankan dan tingkatkan”.

Teknologi sistem informasi kesehatan terbukti menghemat waktu dan tempat; memudahkan akses data pasien; mempermudah komunikasi antar petugas medis serta manfaat lainnya yang berorientasi pada pelayanan pasien.Oleh karena itu masyarakat perlu turut serta merefleksikan kondisi dan kesiapan sektor kesehatan Indonesia guna menghadapi revolusi industri 4.0. (*)