Satu Sekolah di Tapos Liburkan KBM Dua Hari

In Metropolis
sekolah diliburkan karena virus korona
SEPI : Kondisi Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) di Kota Depok, Rabu (4/3). Guna mengantisipasi penyebaran virus Korona, sekolah tersebut memilih meliburkan siswanya. FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Mengantisipasi penyebaran virus Korona, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Tahfidz Cahaya Quran yang terletak di Jalan Merah Delima Sukamaju, Kecamatan Cilodong meliburkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sejak Selasa (3/3).

Wakil Kepala SDIT Tahfidz Cahaya Quran, Yuriza Aprilia mengaku, pihak sekolah memang meliburkan proses KBM sejak Selasa.

“Berita kemarin cukup menghebohkan, maka kami mengambil langkah meliburkan demi memberikan ketenangan kepada orang tua siswa,” ungkap Yuriza kepada Radar Depok, Rabu (4/3).

Ia menjelaskan, awalnya siswa akan diliburkan hingga Jumat dan kembali masuk Senin mendatang. Tetapi karena tidak adanya imbauan untuk meliburkan siswa, pihaknya mengubah keputusan tersebut.

“Jadi Kamis siswa sudah kembali masuk, karena memang Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada kebijakan untuk diliburkan oleh Pemkot Depok, dan sudah langsung melakukan aktivitas belajar normal,” jelasnya.

Kendati demikian, Yuriza menuturkan bahwa saat ini guru dan staf sudah mulai masuk dan esok akan dilakukan sosialisasi pencegahan penyakit, cara cuci tangan yang baik dan benar kepada para siswa.

“Langkah-langkah pencegahan akan kita sosialisasikan esok hari. Serta kita juga kan mengajarkan kepada siswa tentang adab bersin dan batuk agar tidak menular kepada orang lain. Serta kita juga memberikan keringanan kepada siswa yang kondisinya kurang vit untuk beristirahat terlebih dahulu dirumah,” tuturnya.

Tak hanya pencegahan seperti itu yang diterapkan oleh pihak sekolah, Yuriza juga mengajak anak-anak untuk meningkatkan keimanan dan ke taqwaan kepada Allah SWT.

Terpisah, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Cabang Depok, dr Sukwanto Gamalyono menilai, virus Korona atau Covid-19 merupakan flu biasa. Itu dibuktikan dengan beribu orang terjangkit, dan potensi meninggal dunia yang rendah.

“Korona itu hanya flu biasa, hanya pada saat kondisi tertentu ia akan menjadi ganas. Namun, apabila dalam kondisi yang bagus tidak ada masalah. Dibuktikan dengan beribu orang yang kena, meninggal hanya sekian. Kami pun selalu pantau, dan semuanya tidak ada masalah,” kata Gamal kepada Radar Depok.

Menurutnya, menjaga kesehatan dari dalam tubuh lebih penting dari memakai masker. Dengan menjaga imunitas tubuh, dapat menangkal virus yang datang dari luar tubuh. Gamal juga menambahkan virus Corona seperti virus-virus lainnya yang bisa hilang begitu saja. “Sebenarnya kalau kita bisa menjaga kesehatan dan kebersihan itu tidak terlalu bermasalah. Karena pada dasarnya virus itu akan mati apabila kondisi kita lagi sehat,” ujarnya.

Gamal juga berteori bahwa Covid-19 tidak bisa hidup dimanapun. Virus tersebut hanya bisa bertahan apabila terdapat media yang bisa dijangkit. “Dia harus menempel di inang, seperti lendir atau air mata. Kalau di tangan dia akan cepat mati juga, makanya disarankan masyarakat untuk terbiasa mencuci tangan pakai sabun,” tandasnya.

Gamal mengimbau pada masyarakat untuk tidak membabi buta membeli masker. Katanya, dengan bersikap panik akan memperparah kondisi tubuh seseorang. Hal itu bisa menurunkan metabolisme tubuh karena stres. “Trus kedua diimbau bahwa pemakaian masker dipakai untuk orang yang sakit, tenaga dokter atau perawat atau yang sedang kontak langsung dengan penderita. Makanya, tugas kita dari IDI adalah memberikan motivasi atau memberikan imbauan kepada masyarakat tidak perlu khawatir,” tuturnya.

Ia juga mengaku, IDI sudah berinisiatif bersama Walikota Depok membuat satuan petugas yang disebar ke beberapa wilayah. Selain untuk menangkal Coronavirus, Satgas yang dibuat pada Selasa (2/3) tersebut juga membuat penyuluhan agar masyarakat tidak terpapar Coronavirus. Satgas tersebut, kata Gamal, akan bertugas apabila dibutuhkan pemerintah.

“Terdapat delapan dokter yang akan membantu menangani COVID-19. Dimana terdapat dokter penyakit paru, penyakit dalam, ada juga bagian pengabdian masyarakat, dan pada satuan petugas tersebut kami akan mendemonstrasikan bagaimana cara mencuci tangan yang baik sekaligus memotivasi masyarakat terkait Coronavirus,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah (IG : @lutviatulfauziah), Devina

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

IT berikan bantuan sembako

Miris dengan Korban Korona, IT Kirim Surat Terbuka

SOSIAL : Relawan Imam Turidi menyalurkan bantuan sembako buat masyarajat terdampak Virus Korona. FOTO :

Read More...
samsat depok bagikan sembako

Samsat Depok Beri Sembako Buat Korban Korona        

PEDULI : Pamin STNK Samsat Depok, Iptu Martha Catur Wurihandini bersama Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Depok 1

Read More...
koramil sukmajaya salurkan bantuan

Koramil Sukmajaya Suplai Sembako ke Warga

BANTUAN : Babinsa Koramil 03/Sukmajaya, membagikan sembako kepada warga yang membutuhkan. FOTO : JUNIOR/RADAR DEPOK   RADARDEPOK.COM,

Read More...

Mobile Sliding Menu