Beranda Metropolis Sawahlunto Adopsi Pengelolaan Pasar Depok

Sawahlunto Adopsi Pengelolaan Pasar Depok

0
Sawahlunto Adopsi Pengelolaan Pasar Depok
BERTUKAR CINDERA MATA : Disdagin Kota Depok da DPRD Kota Sawalunto bertukar cinderamata berupa pelakat lambang instansi masing–masing. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK
sawahlunto adopsi pasar depok
BERTUKAR CINDERA MATA : Disdagin Kota Depok da DPRD Kota Sawalunto bertukar cinderamata berupa pelakat lambang instansi masing–masing. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pasar tradisional di Kota Depok rupanya memiliki nilai plus bagi wilayah lain. Sampai-sampai kemarin (5/3), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) studi banding terkait pengelolaan pasar yang baik.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok, Zamrowi Hasan mengatakan, dalam kegiatan tersebut mereka membahas beberapa hal terkait pasar di Depok. Selain pengelolaan pasar, dibahas juga terkait program 1.000 kios UMKM, kemetrologian, hingga pembinaan Industri Kecil dan Menengah (IKM).

“Mereka apresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, karena telah berhasil memajukan kotanya dari sektor perdagangan dan perindustrian,” kata Zamrowi kepada Radar Depok, Kamis (5/3).

Zamrowi menyebut, untuk pengelolaan pasar, pihaknya berhasil mengantarkan Pasar Sukatani menjadi Pasar Standar Nasional Indonesia (SNI). Sedangkan di bidang kemetrologian, pihaknya juga secara rutin melakukan sidang tera, di beberapa pasar tradisional. Ini guna menjadikan Kota Depok sebagai daerah tertib ukur. “Alhamdulilah, kita sudah meraih berbagai prestasi dalam pengelolaan pasar tradisional,” bebernya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Disdagin, Khamid Wijaya menjelaskan, terkait penyediaan 1.000 kios UMKM, pihaknya telah menyediakan sebanyak sebanyak 923 kios yang tersebar di beberapa retail, mal, dan area publik. Selain itu, pihaknya juga terus mendorong peningkatan daya saing pelaku IKM.

“Setiap tahun kami memfasilitasi pelaku IKM untuk memiliki sertifikat halal, SNI, hingga ekspor hasil produksi mereka. Tentunya, kami sangat bangga, usaha selama ini diapresiasi oleh wilayah lain,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya