SMAN 10 Depok Tampilkan Pagelaran Musik

In Pendidikan
musik SMAN 10 Depok
TAMPIL : Siswa-siswa kelas XII SMAN 10 Depok berfoto bersama Kepala KCD Pendidikan Jawa Barat Wilayah II, Aang Karyana usai Pagelaran Musik Tradisional dan Non Tradisional. FOTO : SMAN 10 DEPOK FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Siswa kelas XII dari SMAN 10 Depok yang berjumlah 319 siswa ikut serta dalam kegiatan pengambilan nilai mata pelajaran Seni, Budaya, dan Ketrampilan (SBK). Dimana, dalam kegiatan berkonsepkan Pagelaran Musik Tradisional dan Non Tradisional tersebut, siswa menampilkan berbagai seni dan budaya yang mereka kreasikan sendiri.

Guru SBK SMAN 10 Depok, Sansan Sumarna mengatakan, tidak hanya sebagai wadah pengambilan nilai saja, tetapi juga sebagai realisasi kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) yang sudah ditetapkan. Ini juga sebagai kegiatan untuk menampung dan mengembangkan bakat seni siswa sesuai dengan tujuan pembelajaran seni budaya, yakni apresiasi, kreatifitas, dan melatih kepekaan.

“Pada dasarnya ini adlah sebuah kegiatan yang luar biasa karena tidak hanya sekedar pengambilan nilai saja, ini menjadi wadah siswa dalam berkreasi,” ucapnya kepada Radar Depok.

Sansan menuturkan, musik adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia, seyogyanya harus dipelajari dan diapresiasi. Itu merupakan sebagai bentuk kompetensi, bukan hanya kompetisi. Hal itu diutamakan untuk musik tradisi, yang keberadaannya sudah mulai punah dimasyarakat.

“Melalui kegiatan ini tentunya diharapkan siswa bisa menempuh upaya pelestarian seni dan budaya Indonesia yang menjadi kebanggan bangsa, bahkan dunia,” katanya.

Sementara itu, Humas SMAN 10 Depok, Rohma Sri Astuti menuturkan, pada saat kegiatan tersebut turut hadir juga Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Jawa Barat Wilayah II, Aang Karyana. Dalam kesempatan itu, Rohma menjelaskan, Aang melihat pertunjukan – pertunjukan yang dibawakan oleh siswa, dan berfoto bersama sebagai bentuk apresiasi atas apa yang dilakukan sekolah dan siswa.

“Apresiasi itu sudah semestinya turun temurun kebawah sampai ke pengelola sekolah, hingga kemerdekaan belajar yang dicanangkan Mendikbud dan harapan pemerintah atas pelestarian budaya lokal serta pengembangan bakat siswa, dapat benar-benar terealisasi,” terangnya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya

You may also read!

korut tembak korsel

Korea Utara dan Korea Selatan Terlibat Baku Tembak

Zona demiliterisasi Korea adalah salah satu zona yang paling dijaga ketat di dunia.   RADARDEPOK.COM - Korea

Read More...
kalender akademik depok

Kabar Baik untuk Guru: Tunjangan Profesi Tak Diganggu

ILUSTRASI : Salah satu guru saat mengajar siswa-siswi kelas 3c SDN Anyelir 1, Jalan Nusantara

Read More...
afifah bagikan sembako terus 2

Sukur Nababan- Afifah Alia Bagikan 1.000 Paket Sembako

SERAHKAN : Afifah menyerahkan sembako kepada warga yang membutuhkan. FOTO : ISTIMEWA   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Penyebaran

Read More...

Mobile Sliding Menu