anyaman pandan
SUKSES : Dede Fatimah (38) saat menunjukan dompet yang terbuat dari anyaman pandan hasil karyanya. FOTO : LULU/RADAR DEPOK
anyaman pandan
SUKSES : Dede Fatimah (38) saat menunjukan dompet yang terbuat dari anyaman pandan hasil karyanya. FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

Warga Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Dede Fatimah (38), mulai menekuni usaha dompet dan tas yang berbahan dasar anyaman pandan sejak 2015. meski, jatuh bangun mengembangkan usahanya, tapi kini ketekunannya pun berbuah manis.

Laporan : Lutviatul Fauziah

RADARDEPOK.COM – Berbekal pengalaman mengikuti berbagai pelatihan kerajinan tangan, membuat Dede Fatimah (38) pandai membuat dompet hingga tas yang berbahan dasar anyaman pandan.

Di tangan terampilnya, ilmu yang ia peroleh dapat dijadikan bisnis yang menguntungkan. Dirinya sudah menjalani usaha ini sejak 2015 silam dengan terus mengikuti keinginan pasar dan mengikuti perkembangan trend yang ada.

Butuh waktu yang tidak sebentar memang untuk membuat satu buah dompet hingga tas ini. Namun, dirinya tetap teliti menganyam satu persatu untuk menghasilkan dompet dan tas yang cantik.

“Kalau produksi kita tergantung banyak nya pesanan aja atau pun kalau ada event besar, jadi tidak menentu,” ucapnya saat dijumpai awak Radar Depok.

Memulai usaha memang tak semulus yang dibayangkan, banyak rintangan yang ia hadapi sejak 2015 itu. Mulai dari di tipu pembeli hingga tidak ada modal untuk produksi. Namun, ibu dua anak ini tetap berusaha bangkit semaksimal mungkin untuk dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

Untuk harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau, untuk dompet mulai dari Rp70 ribu hingga Rp100 ribu tergantung ukuran. Sedangkan untuk tas, dibandrol dengan harga Rp120 ribu hingga Rp250 ribu.

Warga Kelurahan Cilangkap ini pun , memproduksi di rumahnya dan dibantu oleh dua orang adiknya dalam hal produksi. Dengan kegigihan dan keterampilannya, kini dirinya dapat meraih keuntungan hingga puluhan juta rupiah tiap bulannya.

“Alhamdulillah, apa yang dilakukan dengan sungguh-sungguh mendapatkan hasil yang sesuai. Semoga produk saya terus diterima pasar,” ucap Dede Fatimah. (*)

Jurnalis : Pebri Mulya