Upaya Katar Baktijaya di Tengah Pandemi Korona : Ikuti Instruksi Pemerintah, Hentikan Sementara Berbenah Kampung

In Satelit Depok
katar baktijaya di tengah korona
AKTIF : Dokumentasi para remaja Karang Taruna Kelurahan Baktijaya saat melakukan kerja bakti satu minggu sebelum dikeluarkan Surat Edaran (SE) Walikota tentang pencegahan penyebaran Korona. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

Mengikuti Surat Edaran (SE) Walikota tentang pencegahan penyebaran Korona, Karang Taruna (Katar) Kelurahan Baktijaya, Sukmajaya menghentikan sementara kerja bakti untuk berbenah kampung  tiap minggu.

Laporan : Arnet Kelmanutu

RADARDEPOK.COM – Beberapa minggu sebelum virus Korona mewabah, pemuda di Kelurahan Baktijaya yang tergabung dalam wadah Katar tengah gencar-gencarnya melaksanakan kegiatan berbenah kampung. Mereka bergotong royong bersama warga sekitar membersihkan lingkungannya dari sampah.

Namun, begitu ada SE Walikota Depok perihal pencegahan penyebaran Covid-19, mereka lantas mengambil inisiatif untuk menunda sementara waktu kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa dalam jumlah banyak, seperti halnya program berbenah kampung.

Ketua Sub Unit Karang Taruna RW 21 Kelurahan Baktijaya, Dwi mengatakan, minggu ini kebetulan lingkungannya yang akan di garap kerja bakti. Tetapi, dengan di kejadian seperti ini, wajib untuk tidak dilakukan.

“Nggak dulu bang, kan mencegah keramaian karena pasti kerja bakti mengumpulkan banyak orang,” jelas Dwi.

Dibeberkannya untuk jumlah sub unit katarnya saja sudah berjumlah sekitar 15 orang. belum lagi di tambah warga yang pasti pro aktif membantu. sehingga kegiatan positif ini harus ditunda sementara.

Dikatakannya, untuk bebersih lingkungan, dirinya telah mempersiapkan seperangkat alat kebersihan, terutama motor pengangkut sampah yang dikoordinasikan dengan Kelurahan Baktijaya.

“Jalan lingkungan dan saluran kami bersihkan, beberapa RT sudah siap kami bersihkan,” tambah Dwi kepada Radar Depok.

Terpisah, Ketua Karang Taruna Kelurahan Baktijaya Negus Gibran Mayardhi membenarkan kegiatan bebersih ditiadakan. Sebab, mencegah penyebaran virus Korona di titik keramaian.

“Betul kegiatan kita tunda, ini instruksi tegas dari walikota kita Pak Idris yang melarang kegiatan yang sifatnya mengumpulkan banyak orang,” tambah Gibran.

Padahal, sambung Gibran, semangat para remaja begitu tinggi dalam melakukan gotong royong bebersih lingkungan, namun yang namanya perintah demi kemaslahatan umat harus kita lakukan.

“Kami mendukung penuh langkah pemerintah dalam menangkal laju penyebaran virus Korona, apalagi kita tahu jumlah yang positif bertambah menjadi 13 orang di hari minggu kemarin,” tutup pria berambut gimbal tersebut. (*)

 

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

PSHT bantu tenaga medis

PSHT Depok Berbagi Jamu dengan Tenaga Medis

PEDULI : Keluarga Besar PSHT barikan bantuan kepada tim medis di RS Brimob, Sabtu (18/04).

Read More...
BLT di negeri jepang

Di Jepang, Tiap Warga Dapat Rp14,5 Juta Hadapi Korona

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM - Pemerintah Jepang tengah serius untuk mengentaskan penyebaran virus Korona. negara dibawah kepemimpinan Perdana

Read More...
APD kreasi dari UI

UI Kembangkan APD Respirator

DIKEMBANGKAN : Tim ahli dan peneliti Universitas Indonesia mengembangkan prototype Alat Pelindung Diri (APD), dalam

Read More...

Mobile Sliding Menu