Walikota Depok Luncurkan BLUe

In Metropolis
walikota luncurkan blue
KIR DIPERMUDAH : Walikota Depok, Mohammad Idris saat memberikan hasil pengujian KIR dengan sistem baru BLUe di Kantor Dinas Perhubungan Kota Depok, di Jalan Perhubungan Kelurahan Jatimulya, Cilodong KOta Depok, Rabu (11/3). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus berinovasi memudahkan masyarakat saat menikmati layanan publik. Rabu (11/3), pemkot meluncurkan smart card Bukti Lulus Uji elektronik (BLUe) di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub), Jalan Perhubungan Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong Depok. BLUe hadir sebagai pengganti buku KIR kendaraan roda empat.

Walikota Depok, Mohammad Idris menjelaskan, peluncuran smart card dalam pelayanan KIR merupakan upaya, untuk mendukung sistem pelayanan publik di era industri 4.0. Terlebih, saat ini Kota Depok merupakan salah satu dari 100 kota/kabupaten yang menerapkan Smart City (Kota Cerdas).

“Pelayanan secara digital ini adalah salah satu implementasi Smart City. Bahkan, nanti layanan ini akan berkembang menjadi non tunai. Sehingga pelayanan secara cepat, tepat dan transparan dapat terwujud,” tuturnya kepada Radar Depok, Rabu (11/3).

Orang nomor satu di Kota Depok ini menyebut, uji KIR kendaraan bermotor merupakan rangkaian kegiatan menguji, memeriksa komponen kendaraan bermotor, truk, angkutan umum, pick up untuk pemenuhan terhadap persyaratan teknis dan layak jalan. Jadi, masyarakat harus melakukan uji KIR secara berkala, yaitu enam bulan sekali.

“Uji KIR sekarang semakin cepat, karena menggunakan kemajuan teknologi. Ke depan tentu kita akan terus mendorong Dishub untuk membuat inovasi lainnya, terkait peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” bebernya.

Kepala Dishub Kota Depok, Dadang Wihana menambahkan, dengan layanan yang baru diresmikan, akan lebih memudahkan masyarakat dalam menguji kondisi kendaraannya.

“Saat ini sudah dengan sistem digital dan terkoneksi dengan sistem yang ada di Kementerian Perhubungan,” tutur Dadang kepada Radar Depok.

Dia membeberkan, layanan uji berkala dengan smart card sudah dituangkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok No.1 Tahun 2020. Kemungkinan ini masih pertama di Indonesia yang dituangkan dalam Perda.

“Saat ini pengujian kita mendapatkan akreditasi B. Memang belum ada yang akreditasi A. Semoga pada tahun depan kita bisa A,” harap Dadang.

Launching smart card juga dihadiri dari Kementrian Perhubungan, BPTJ, Kepolisian, Subdenpom, Pengurus Badan Hukum Angkutan Umum, Bank BJB, serta tamu undangan lainnya.(rd)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu (IG : @kelmanutuarnet)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

kantor PLN GDC

Ini Klarifikasi dari PLN Soal Pemutusan Listrik Pelanggan

AREA DEPOK : Kantor PLN Area Depok yang berada di kawasan Grand Depok City (GDC).

Read More...
Partai demokrat depok berbagi

Demokrat Depok Sebar 3.165 Sembako

BERBAGI : Ketua DPC Partai Demokrat Kota Depok, Edi Sitorus didampingi pengurus lingkungan setempat saat

Read More...
kondisi terminal depok di korona

Tinggal Bus Jenis Ini yang Beroperasi di Terminal Depok

ILUSTRASI : Suasana Terminal Terpadu Depok yang tampak lengan dari aktifitas naik turun penumpang. FOTO

Read More...

Mobile Sliding Menu