data korona depok rapid test
RAPID TEST: Tenaga medis melakukan pelaksanaan rapid test di Puskesmas Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, beberapa waktu lalu. Pemerintah Kota Depok melaksanakan rapid test yang dilakukan untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) di beberapa puskesmas yang ada. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
data korona depok rapid test
RAPID TEST : Tenaga medis melakukan pelaksanaan rapid test di Puskesmas Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, beberapa waktu lalu. Pemerintah Kota Depok melaksanakan rapid test yang dilakukan untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) di beberapa puskesmas yang ada. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, terus berupaya maksimal meredam penyebaran virus Korona di Kota Depok. Hingga Rabu (1/4) sebanyak 1.582 orang telah melakukan pengecekan melalui Rapid Test.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, telah melakukan berbagai upaya percepatan penanganan dengan melakukan sejumlah tahapan, salah satunya rapid test.

Test tersebut ditujukan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), tenaga kesehatan, dan SPGDT.

“Dari hasil tersebut sebanyak 65 orang positif atau 4,1 persen,” ujar Dadang Wihana kepada Radar Depok.

Dadang Wihana menjelaskan, 65 orang yang dianggap positif harus ditindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan SWAB PCR, guna di diagnosa secara pasti Covid-19. Nantinya, dari hasil tersebut akan diketahui secara pasti positif atau tidak orang yang dinyatakan positif pada hasil Rapid Tes.

Data resmi Pemerintah Kota Depok per 1 April 2020, terkonfirmasi positif sebanyak 46 orang dan dinyatakan sembuh 10 orang, lima orang meninggal dunia. Untuk PDP sebanyak 364 orang, masih dalam pengawasan 319 orang, dan dinyatakan selesai 45 orang. ODP di Kota Depok sebanyak 1.430 orang, masih dalam pemantauan 1.207 orang, dan selesai 223 orang.

Dadang Wihana menuturkan, pasien PDP yang meninggal saat ini sebanyak 17 orang. Status PDP tersebut belum dapat dinyatakan positif maupun negatif Covid-19. Hal tersebut harus menunggu hasil dari PCR. Untuk data PCR hanya dikeluarkan Public Health Emergency Operating Center (PHEOC).

“PHEOC merupakan kewenangan yang berada di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,” tutup Dadang.

Terpisah, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para tenaga kesehatan dalam penanganan pasien Coronavirus Disease (Covid-19).

Selain membeli dengan cara mandiri, RSUD Depok sebagai RS rujukan Covid-19 juga banyak mendapat donasi APD dari masyarakat.

“Sebagai RS rujukan kami sangat berterima kasih sekali ke masyarakat yang sudah memberikan donasi. RSUD Depok pun akan terus memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan kami, khususnya dari sisi APD. Akan tetap kami order agar jangan sampai kekurangan,” ucap Direktur RSUD Depok, Devi Maryori, Rabu (01/04).

Menurut Devi, donasi dari masyarakat Depok selain APD juga ada masker N95, kacamata google ataupun masker bedah. Donasi lainnya berupa makanan siap saji, air mineral, hand sanitizer. Bahkan, ada pula berbagai macam jamu dan vitamin untuk peningkatan daya tahan tubuh petugas kesehatan RSUD Depok.

“Untuk APD kami selalu mencukupi, tapi Alhamdulillah banyak juga masyarakat yang memberikan donasi pada kami. Ada yang langsung memberikan atau dikoordinasikan karena masyarakat tahu, kami tetap bekerja dan berhadapan langsung dengan pasien,” jelasnya.

Dirinya menyampaikan apresiasi yang besar ke masyarakat yang sudah memberikan donasi pada RSUD Depok. Sebab, hal tersebut menunjukkan rasa empati dan kepedulian masyarakat ke tenaga kesehatan di RSUD Kota Depok. (rd/dic)

 

Data Covid-19 Kota Depok

(Rabu, 1 April 2020)

Terkonfirmasi Positif : 46 Orang

Sembuh : 10 Orang

Meninggal Dunia : 5 Orang

 

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) : 364 Orang

Selesai : 45 Orang

Masih Dalam Pengawasan : 319 Orang

 

Orang Dalam Pemantauan (ODP) : 1.430 Orang

Selesai : 223 Orang

Masih Dalam Pemantauan : 1.207 Orang

 

PDP Meninggal : 17 Orang

 

Total Rapid Test : 1.582 Orang

Hasil Rapid Test : 65 Orang Positif (4,1%)

 

Data Covid-19 di Indonesia

(Rabu, 1 April 2020)

Positif:

1.677 Kasus

Penambahan:

(dari data sebelumnya)

149 Kasus

Meninggal:

136 Orang

Sembuh:

81 Orang

 

Data Covid-19 di Dunia

(Rabu 1 April 2020)

Total Kasus Seluruh Dunia:

854.608 Kasus

 

Pasien Sembuh:

176.908 Orang

Meninggal:

42.043 Orang

 

 

10 Negara, Jumlah Kasus Terbesar Covid-19

Amerika Serikat

186.046 Kasus

3.807 Meninggal

Sembuh 6.347

 

Italia

105.792 Kasus

12.428 Meninggal

Sembuh 15.729

 

Spanyol

95.923 Kasus

8.464 Meninggal

Sembuh 19.259

 

China

81.518 Kasus

3.305 Meninggal

Sembuh 76.052

 

Jerman

71.808 Kasus

775 Meninggal

Sembuh 16.100

 

Perancis

52.128 Kasus

3.523 Meninggal

Sembuh 9.444

 

Iran

44.605 Kasus

2.898 Meninggal

Sembuh 14.656

 

Inggris

25.150 Kasus

1.789 Meninggal

Sembuh 135

 

Swiss

16.605 Kasus

433 Meninggal

Sembuh 1.823

 

Turki

13.531 Kasus

214 Meninggal

Sembuh 243

 

 

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto (IG : @iky_slank)

Editor : Pebri Mulya