Beranda Utama 1.854 Personel Amankan PSBB Depok

1.854 Personel Amankan PSBB Depok

0
1.854 Personel Amankan PSBB Depok
BERI HIMBAUAN : Petugas gabungan Satlantas Polrestro Depok, Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok memberikan himbauan kepada penggunaan jalan di kawasan Jalan Arif Rahman Hakim, Minggu (12/4). Hal tersebut dilakukan untuk menghimbau masyarakat mentaati Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diantaranya wajib memakai masker. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
penjagaan PSBB depok 4
BERI HIMBAUAN : Petugas gabungan Satlantas Polrestro Depok, Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok memberikan himbauan kepada penggunaan jalan di kawasan Jalan Arif Rahman Hakim, Minggu (12/4). Hal tersebut dilakukan untuk menghimbau masyarakat mentaati Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diantaranya wajib memakai masker. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sekitar 1.854 personel petugas gabungan dari unsur kepolisian, TNI, dan Pemerintah Kota Depok  mulai mengamankan jalannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Depok, Rabu (15/04) pukul 00.00 wib.

Beberapa di antaranya, dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) 285 personel, Dinas Perhubungan (Dishub) 350 personel, dan petugas lainnya yang tersebar di berbagai unsur.

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah menyebutkan, tim gabungan tersebut ditugaskan untuk mendukung pelaksanaan PSBB.

“Untuk teknisnya berupa tactical floor games, telah dipaparkan dalam rapat koordinasi lintas sektoral, membahas rancangan teknis PSBB,” ungkap Azis kepada wartawan, Selasa (14/04).

Pihak kepolisian berperan sebagai sistem pendukung PSBB. Yaitu terkait pelaksanaan pembatasan kegiatan pendidikan, keagamaan, pembatasan kegiatan di fasilitas umum, pembatasan transportasi, pembatasan tempat kerja, dan kegiatan berkaitan dengan keamanan dan ketahanan.

“Tim Gugus Tugas nanti berperan sebagai pelaksana komponen pencegahan dan penanganan covid-19, memberikan bantuan logistik, sosial, dan informasi,” tuturnya.

Tidak hanya itu, terdapat puluhan titik check point yang tersebar di Kota Depok. Menurutnya, tindakan terhadap pelanggar PSBB akan ada, tetapi secara humanis. Karena tujuan PSBB yaitu mengedukasi masyarakat.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan dan Percepatan Covid-19, Dadang Wihana mengaku, pihaknya telah mengusulkan penambahan jumlah gerbong KRL yang melintas di wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi kepada PT. KCI. Hal itu agar tidak terjadi antrean dan penumpukan penumpang KRL.

“Tapi kami mohon untuk dimaksimalkan kembali dengan aspek keselamatan, juga dievaluasi untuk kapasitas per gerbong yang saat ini 60,” jelasnya.

Dadang memaparkan, awalnya sejumlah aspirasi muncul terkait pembatasan penumpang di KRL. Beberapa wilayah meminta agar menutup operasional KRL selama PSBB. Namun, pihaknya mengambil sikap meminta PT KCI mengevaluasi kapasitas gerbong.

“Demikian pula untuk angkutan yang berbasis jalan, karena tadi saya ulang kembali bahwa ketika kebijakan terhadap KRL dilakukan maka berpengaruh kepada kebijakan angkutan berbasis jalan,” tandasnya.

Terpisah, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok akan mengerahkan sebanyak 285 personel untuk mendukung pelaksanaan PSBB di Kota Depok. Dalam tugasnya, Satpol PP akan bersinergi dengan TNI dan Polri.

“Kami akan kerahkan seluruh personel untuk mengoptimalkan pelaksanaan PSBB di Kota Depok pada 15 April 2020,” ucap Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny, Selasa (14/04).

Lienda menuturkan, semua personel akan dikerahkan untuk bersiaga di 22 titik pintu masuk dan keluar Kota Depok. Selain itu juga melakukan pengawasan dan penegakkan Peraturan Wali (Perwal) Kota Depok tentang pelaksanaan PSBB. Satpol PP Kota Depok juga akan membantu Perangkat Daerah (PD) terkait dalam melakukan pengawasan ke sejumlah tempat. Pengawasan dilakukan agar masyarakat bisa mematuhi protokol pencegahan Covid-19 dalam PSBB.

“Kami akan bersinergi dengan PD terkait dalam mengawasi penerapan larangan dalam mencegah Covid-19,” tambahnya.

Lienda berharap, seluruh elemen dapat bekerja sama agar PSBB di Kota Depok dapat efektif. Selain itu, masyarakat dapat mematuhi seluruh Perwal yang diwajibkan dan larangan yang berlaku.

“Mohon kerja sama dari masyarakat, jika ada yang melanggar akan ditindak tegas, dan kami juga akan terus mengingatkan untuk mematuhi protokol pencegahan Covid-19,”tandasnya. (rd/net/gun)

 

Rencana Check Point Pelaksanaan PSBB Kota Depok :

  1. POPKI
  2. BOGOR 12 (CIMANGGIS)
  3. KINASIH
  4. PODOMORO (TAPOS)
  5. CILODONG
  6. SAWAH
  7. BOJONGGEDE
  8. DEPOK LAMA
  9. DEPOK BARU dan TERMINAL DEPOK
  10. MEDAN 9
  11. MEDAN 13
  12. AMALIA
  13. TPU TANAH BARU
  14. KUKUSAN
  15. BRIGIF
  16. GANDUL
  17. RS SILOAM
  18. LERENG
  19. WATES
  20. POM BENSIN BSI

 

Tim Gabungan Pengamanan :

  • Polres Metro Depok
  • Kodim 0508/Depok
  • Dinas Perhubungan
  • Satpol PP
  • Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan
  • Dinas Kesehatan
  • Dan Seluruh Unsur Forkopimda

Jumlah Tim Gabungan : 1.854 Personel

 

Bantuan Jaring Pengaman Sosial

(sumber APBD)

Tahap Pertama : Rp7,5 Miliar

Pengaturan Pemberian : Rp250.000

Peruntukkan : 30.000 Kepala Keluarga

 

Data Virus Korona di KOTA DEPOK

(Selasa 14 April 2020)

Kasus Konfirmasi : 134

Sembuh : 11

Meninggal : 15

 

Orang Tanpa Gejala (OTG) : 681

Selesai Pemantauan : 9

Masih Dalam Pemantauan : 672 (98,68%)

 

Orang Dalam Pemantauan (ODP) : 2.403

Selesai Pemantauan : 301

Masih Dalam Pemantauan : 2.102 (87,47%)

 

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) : 717

Selesai Pengawasan : 138

Masih Dalam Pengawasan : 579 (80,75%)

 

PDP Yang Meninggal : 34 Orang

 

Jurnalis : M. Agung HR (IG : @agungimpresi)

Editor : Pebri Mulya