ruang isolasi kota depok
SAMPAIKAN: Walikota Depok, Mohammad Idris menyampaikan paparan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk 24 rumah sakit, yang berlangsung di Balaikota Depok, Selasa (7/4). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK
ruang isolasi kota depok
SAMPAIKAN : Walikota Depok, Mohammad Idris menyampaikan paparan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk 24 rumah sakit, yang berlangsung di Balaikota Depok, Selasa (7/4). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, telah berkoordinasi dengan 24 rumah sakit di Kota Depok. Koordinasi tersebut berkaitan dengan penyediaan ruang isolasi dan tempat tidur untuk penanganan pasien virus Korona (Covid-19) di Kota Depok, Jumat (10/4).

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, pihaknya fokus dalam penanggulangan dan penanganan warga yang terkena korona. Untuk memastikan penanganan berjalan maksimal, telah berkoordinasi dengan 24 rumah sakit terkait ruang isolasi sebagai penunjang penanganan.

“Kami berkoordinasi baik rumah sakit swasta maupun pemerintah,” ujar Mohammad Idris kepada Radar Depok.

Mohammad Idris menjelaskan, dari 24 rumah sakit telah tersedia 145 ruangan isolasi dan tempat tidur untuk penanganan pasien Covid-19. Untuk RS Brimob sebanyak 52 unit, RSUD Kota Depok 16 unit, RS Universitas Indonesia 25 unit, dan 52 unit lainnya berada di sejumlah rumah sakit swasta di Kota Depok.

Tidak hanya itu, lanjut Mohammad Idris, Tim Gugus Tugas tengah menjajaki rumah sakit rujukan di DKI Jakarta, yakni RS Darurat Wisma Atlit yang berada di Kemayoran Jakarta. “Kami juga tengah menyiapkan penambahan kapasitas di RSUD Kota Depok dan RS Brimob,” terang Mohammad Idris.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita mengatakan, tengah mendorong Puskesmas yang berada di sebelas Kecamatan, khususnya kepada tenaga Promosi Kesehatan guna lebih giat melakukan sosialisasi pencegahan Covid-19. Menurutnya, salah satu fungsi Puskesmas yakni melakukan tindakan Preventif kesehatan kepada masyarakat.

Novarita menuturkan, selain Puskesmas, Dinas Kesehatan akan menggandeng unsur lainnya mulai dari Kelurahan, Kecamatan, TNI, dan Polri untuk memberikan sosialisasi sehingga menjangkau seluruh masyarakat. Novarita mengajak masyarakat untuk melakukan Social Distancing. Melakukan hal tersebut dapat menghindari penyebaran Covid-19 dari orang ke orang.

“Kami ingin sinergitas bersama dapat memerangi Covid-19 di Kota Depok,” tutup Novarita. (rd/dic)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto : (IG : @iky_slank)

Editor : Pebri Mulya