data korona depok rapid test
RAPID TEST: Tenaga medis melakukan pelaksanaan rapid test di Puskesmas Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, beberapa waktu lalu. Pemerintah Kota Depok melaksanakan rapid test yang dilakukan untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) di beberapa puskesmas yang ada. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
data korona depok rapid test
RAPID TEST : Tenaga medis melakukan pelaksanaan rapid test di Puskesmas Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, beberapa waktu lalu. Pemerintah Kota Depok melaksanakan rapid test yang dilakukan untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) di beberapa puskesmas yang ada. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Warga yang dinyatakan positif di Kota Depok terus bertambah. Hingga Selasa (31/03) yang terkonfirmasi positif mencapai 43 orang, ditambah lagi dengan hasil rapid test (uji cepat) massal Covid-19 ada 40 orang dinyatakan positif.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok merilis data hasil rapid test massal total sudah ada 1.443 orang yang diperiksa, sejak pertama dimulai di setiap rumah sakit pada Rabu (25/03), kemudian dilanjutkan paralel dengan tes di sebelas puskesmas.

“Pelaksanaan rapid test hingga Selasa (31/03), yang sudah rapid test di rumah sakit, puskesmas, dan labkesda mencapai 1.443 orang,” ungkap Walikota Depok yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas PP Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris.

Diketahui, pelaksanaan rapid test dengan sasaran prioritas untuk PDP, ODP, Tenaga Kesehatan, dan SPGDT. Hal itu digunakan dengan memerhatikan ketersediaan alat, terutama Alat Pelindung Diri (APD). Menurutnya, 40 orang yang dinyatakan positif dari rapid test hasilnya akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan Swab PCR untuk diagnosa pasti adanya virus Korona (Covid-19).

“Dari hasil PCR ini baru dapat dipastikan Terkonfirmasi Positif atau Tidak,” tutur Idris.

Selain itu, soal darurat sipil Idris menegaskan belum ada arahan terkait hal itu. Meski begitu Pemkot Depok selalu harus siap dengan sejumlah opsi tindaklanjut dari berbagai dimensi, dengan melibatkan Forkopimda serta seluruh komponen di Kota Depok.

“Mengenai ketersediaan sembako, masker dan hand sanitizer, saat ini Dinas Perdagangan dan Perindustrian intensif melakukan monitoring untuk merencanakan langkah tindak lanjut,” terangnya.

Sementara, masker bantuan Provinsi Jabar diusulkan melalui sistem Pikobar yang diakses langsung oleh puskesmas. Terdapat tujuh puskesmas yang sudah melaporkan menerima masker, dengan total masker 3.102 lembar masker.

Kemudian masker dari Pemkot Depok untuk puskesmas, SPGDT, 119 dan untuk layanan kesehatan primer sudah didistribusikan sebanyak 103.250 lembar.

“Kebutuhan APD, masker dan alat rapid test yang direncanakan Pemkot Depok, saat ini sebagian baru datang akan segera didistribusikan. Baik ke rumah sakit, puskesmas, dan SPGDT,” ucapnya.

Senada, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, perkembangan Covid-19 hingga Selasa (31/03) terkonfirmasi positif 43 orang, sembuh 10 orang, dan lima meninggal dunia. Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 330 orang, selesai 38 orang dan Masih Dalam Pengawasan 292 orang.

“Orang Dalam Pemantauan (ODP) 1.232 orang, selesai 204 orang dan Masih Dalam Pemantauan 1.028 orang,” ungkapnya.

Sementara PDP yang meninggal saat ini berjumlah 17 orang, status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif.

“Karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI,” tutupnya. (rd/gun)

 

Data Covid-19 di Kota Depok

(Selasa 31 Maret 2020)

Terkonfirmasi Positif : 43 Orang

Sembuh : 10 Orang

Meninggal : 5 Orang

 

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) : 330 Orang

Selesai : 38 Orang

Masih Dalam pengawasan : 292 Orang

 

Orang Dalam Pemantauan (ODP) : 1.232 Orang

Selesai : 204 Orang

Masih Dalam Pemantauan : 1.028 Orang

 

PDP Meninggal : 17 Orang

 

Hasil Rapid Test

(hingga Selasa 31 Maret 2020)

Jumlah:

1.443 Orang

Positif:

40 Orang

 

Lokasi Test:

– Rumah Sakit

– Puskesmas

– Labkesda

 

Prioritas:

– PDP

– ODP

– Tenaga Kesehatan

– SPGDT

 

Masker Bantuan Provinsi Jabar

Yang Sudah Melaporkan:

7 Puskesmas

Jumlah Masker:

3.102 Lembar

 

Masker Dari Pemkot Depok

Peruntukkan:

– Puskesmas

– SPGDT

– 119

– Layanan Kesehatan Primer

 

Jumlah Distribusi:

103.250 Lembar

 

Jurnalis : M. Agung HR (IG : @agungimpresi)

Editor : Pebri Mulya