Beranda Satelit Depok Afifah Gandeng Penjahit Rumahan untuk Produksi 10 Ribu Masker

Afifah Gandeng Penjahit Rumahan untuk Produksi 10 Ribu Masker

0
Afifah Gandeng Penjahit Rumahan untuk Produksi 10 Ribu Masker
PRODUKSI : Afifah Alia saat melihat produk masker hasil para penjahit rumahan di RW 08 Kelurahan Cipayung Induk dan RW 07 Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji. FOTO : ISTIMEWA
afifah gandeng penjahit masker
PRODUKSI : Afifah Alia saat melihat produk masker hasil para penjahit rumahan di RW 08 Kelurahan Cipayung Induk dan RW 07 Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, BEJI – Penyebaran virus Korona yang setiap hari terus memakan korban membuat warga Depok, Afifah Alia berinisiatif memberdayakan para penjahit rumahan di RW 08 Kelurahan Cipayung Induk dan RW 07 Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, Depok, Jawa Barat, untuk memproduksi masker.

Afifah bertemu langsung dengan para penjahit dan ikut menjajal mesin jahit, Selasa (14/04). Ia menargetkan ada 10 ribu masker yang akan diproduksi, dan nantinya akan dibagikan ke warga Depok yang masih harus beraktifitas di luar rumah.

Sejak pekan lalu, Pemerintah telah menganjurkan pemakaian masker kain untuk masyarakat agar tidak terpapar virus Korona.

“Saya sadar saat ini masker medis mulai langka di pasaran. Masyarakat kesulitan untuk mendapatkan masker. Kalaupun ada di pasaran, harganya sudah tidak masuk akal. Jadi saya akan berikan gratis untuk warga Depok”, tutur Afifah.

Selain akan membagikan masker, ibu 1 anak ini juga terus melakukan penyemprotan desinfektan dan pembagian hand sanitizer di seluruh wilayah Depok.

Pengusaha properti di Depok ini mengungkapkan ia merasa terpanggil untuk melakukan inisiatif ini karena khawatir penyebaran virus Korona bisa mengancam nyawa warga Depok. Perempuan 45 tahun ini akan terus berkoordinasi dengan pengurus RT/RW dan juga aparat di Depok, agar penyerahan bantuan bisa merata.

Selain itu, Afifah juga mengajak warga Depok untuk tetap mengikuti instruksi dari Pemerintah untuk melakukan social distancing dan dapat belajar, bekerja dan berdoa di rumah saja, untuk memutus rantai penyebaran virus Korona.

Hingga Selasa (14/03) siang, tercatat ada 4.839 orang di Indonesia yang positif terpapar virus Korona dan 459 orang meninggal dunia. Sementara itu, 426 orang lainnya dinyatakan sembuh dari virus tersebut. (ina)

 

Jurnalis : Febrina (IG : @febrina.chandra32)