pokja dapat APD
PEDULI : Pengusaha perempuan asal Depok, Afifah Alia (kanan) menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) berupa masker dan hand sanitizer kepada wartawan, Jumat (10/4). Bantuan diterima oleh Ketua Pokja Wartawan Depok, Rinna Ratna Purnama. FOTO : JUNIOR/RADAR DEPOK
pokja dapat APD
PEDULI : Pengusaha perempuan asal Depok, Afifah Alia (kanan) menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) berupa masker dan hand sanitizer kepada wartawan, Jumat (10/4). Bantuan diterima oleh Ketua Pokja Wartawan Depok, Rinna Ratna Purnama. FOTO : JUNIOR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pengusaha perempuan asal Depok, Afifah Alia mendonasikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada jurnalis yang tergabung di Pokja Wartawan Depok, Jumat (10/4). Bantuan berupa satu set baju hazmat, masker, dan hand sanitizer.

Afifah menilai, prosesi jurnalis sangatlah penting. Saat wabah Virus Korona, awak media yang terdepan mengabarkan kepada masyarakat. Posisinya berada di garis depan. Makanya, tingkat resiko untuk terpapar juga besar.

“Makanya saya harap bantuan ini bisa berguna,” ungkap Afifah kala menyambangi Balai Wartawan Polres Metro Depok.

Kader PDI Perjuangan (PDIP) itu pun mengimbau agar para jurnalis tetap menjaga kesehatan ditengah pandemi seperti saat ini. “Walaupun mencari berita, tetap harus fokus sama kesehatan,”  beber dia.

Dai menambahkan, sebelum ini, langkah serupa juga ia lakukan untuk tenaga medis di Kota Sejuta Maulid. Dirinya juga sudah membagikan banyak hand sanitizer, termasuk menyemprot disinfektan ke beberapa ruang publik.

“Sama seperti yang lain, kami pengusaha juga ingin ini cepat pulih. Kalau misalnya dengan kami membantu terus bisa mempersempit masa lock down, ini pasti kita mau. Karena terus terang kalau ngomongin berdampak kami juga berdampa,” beber dia.

Sementara itu, Ketua Pokja Wartawan Kota Depok, Rinna Ratna Purnama mengaku bersyukur dengan adanya bantuan tersebut. “Tentu ini akan sangat bermanfaat untuk kami. Namun nanti sumbangan tersebut rencananya juga akan kami salurkan ke mereka yang memang lebih membutuhkan, seperti tenaga medis dan penggali makam,” terang dia.

Wartawan Harian Sindo itu mengatakan, apa yang dilakukan Afifah adalah salah satu bentuk perhatian yang sudah sepatutnya dijadikan contoh.

“Ini adalah bentuk gotong royong yang menurut saya sangat baik. Jika kita semua bahu membahu Insya Allah masalah ini akan segera selesai,” pungkasnya. (rd/jun)

 

Jurnalis : Junior Williandro

Editor : Pebri Mulya