Angkot DO6 Mogok Beroperasi

In Satelit Depok
angkot marah di simpangan depok
AKSI MOGOK : Suasana saat supir angkot 06 melakukan aksi mogok di Simpangan Depok, Jalan Tole Iskandar, Sukmajaya. Aksi tersebut dipicu akibat tidak turunnya bantuan dari Dinas Sosial Pemerintah Kota Depok hingga saat ini. Selasa (21/04). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, SUKMAJAYA – Tak kunjung datang bantuan yang dijanjikan pemerintah, baik dari pusat, provinsi hingga kota, sopir Angkot D06, Jurusan Terminal Depok-Simpangan unjuk rasa dengan mogok beroperasi sejak pukul 07.00 WIB, Selasa (21/04).

Saat dikonfirmasi, Sekjen Organda Kota Depok, Abdul Hasyim mengatakan, para sopir Angkot sudah mulai gerah, karena bantuan yang dijanjikan sama sekali belum dirasakan mereka.

“Mereka sudah kumpulkan semua data untuk terima bantuan ke Organda, tapi kami koordinasi ke Dinsos masih belum ada kepastian, ini buat kami juga bingung buat kasih penjelasan ke mereka” ungkapnya kepada Radar Depok.

Aksi mogok yang dilakukan sopir angkot ini masih dikategorikan dalam aksi damai dalam menyampaikan pendapat serta keluhan mereka sehingga masih bisa diredam.

Namun, dilanjutkan Abdul, bila tidak ada kejelasan dari pihak terkait,  seluruh sopir angkot di Depok semuab urusan atau trayek  yang berjumlah ribuan akan kembali melakukan aksi mogok dengan memarkirkan kendaraannya di depan halaman Kantor Pemerintah Depok.

“Ya tapi semua supir sudah mewanti-wanti bila bantuan tidak ada kejelasan dan tidak turun mereka akan demo lagi minggu depan, tapi hanya markir angkot di depan pemkot, jumlah bisa 2 ribuan yang turun,” beber Abdul.

Lebih jauh Abdul menerangkan, justru yang membuat situasi kondusif datang dari Polres Metro Depok, yang mengajak diskusi bersama untuk menurunkan bantuan tunai kepada para sopir angkot, nilainya sekitar Rp 600 ribu bantuan dari Pemerintah Pusat melalui jalur Polda lalu ke Polres.

“Kami justru berterima kasih sama Polres, di saat supir angkot mulai cemburu sosial. Polres memberikan kesejukan untuk menyalurkan bantuan, tentu dengan melalui proses, seperti adanya diklat PSBB,” terangnya.

Hal tersebut juga diharapkan datang dari Dinsos Kota Depok yang memberikan kejekasan kepada para supir angkot, pasalnya yang membutuhkan bantuan disaat seperti adalah supir angkot, belum lagi sewa yang semakin sepi sehingga membuat supir menjerit.

“Pihak Dinsos tolong berikan kepastian kepada kami, agar Organda juga bisa memberikan kejelasan pada para supir angkot. Jangan sampai didiamkan begitu saja,” pintanya.

Akso mogok yang dilakukan supir angkot 06 tersebut membuat Polres Metro Depok bersama Polsek Sukmajaya turun ke lokasi untuk membuat suasana kondusif.

Kapolsek Sukmajaya AKP Ibrahim J Sadjab membenarkan sopir angkot sempat lakukan demo. Namun, petugas segera menyambangi hingga situasi normal kembali.

“Iya bro, laporan sudah aman, lalu lintas sudah kembali normal,” Jelas Ibrahim

Mogok masal yang dilakukan para supir tak berlangsung lama. Pihak kepolisian segera melakukan koordinasi dengan salah satu perwakilan supir agar beraktifitas lembali untuk melayani masyarakt.

“Sudah ditemukan perwakilannya. Intinya mereka paham soal PSBB, semua berjalan baik dan lancar,” tandasnya. (rd/arn)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu  (IG : @kelmanutuarnet)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

bhabinkamtibmas tapos

Giat Bhabinkamtibmas Tapos di Tengah Covid-19 : Distribusikan Bantuan, Peduli Yatim Piatu

PEDULI : Bhabinkamtibmas Tapos, Bripka Asep Ruhendi tengah memberikan bantuan kepada anak yang membutuhkan. FOTO

Read More...
tol cijago tutup korona

Demi Tegakan Larangan Mudik, Kemungkinan Tol Ditutup

TUTUP : Kendaraan melintas di ruas Tol Cinere - Jagorawi (Cijago) seksi II di kawasan

Read More...
bantuan dari korpri depok

Korpri Depok Berikan 1.000 Paket Bahan Pangan

BERIKAN : Walikota Depok menyerahkan bantuan bahan pangan Korpri kepada ASN di Balaikota Depok, Senin

Read More...

Mobile Sliding Menu