Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, M Faizin
Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, M Faizin.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sebagai garda terdepan dalam penanggulangan wabah virus Korona. DPRD Jawa Barat (Jabar) meminta agar ketersediaan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis harus terpenuhi, agar pelayanan kesehatan dapat berjalan maksimal.

Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi 4 DPRD Jabar, M. Fairin saat melakukan kunjungan kerja ke Pemkot Depok, untuk menemui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok dan memantau pelayanan di kecamatan.

“APD untuk tenaga medis sangat penting. Karena, mereka menjadi garda terdepan dalam penanganan wabah ini, jangan sampai mereka yang berusaha menyelamatkan nyawa orang lain, tapi keselamatannya tidak terjamin,” kata Faizin kepada Radar Depok.

Selain itu, lanjut Faizin, Puskesmas yang ada pun harus dimaksimalkan, baik dalam penanganan dini Covid-19 dan melakukan sosialisasi untuk pencegahan serta memutus mata rantai penyebaran virus korona di lingkup kerja puskesmas  tersebut.

“Harus massif, saat ini jumlah korban terkonfirmasi terus bertambah dan belum ada obat ata vaksin dari Covid-19 ini,” lanjutnya.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menambahkan, terkait kunjungan kerjanya bersama Ketua Komisi 4 DPRD Jabar, Imam Budi Hartono dan Ketua Badan Kehormatan DPRD Jabar, HM. Hasbullah Rahmad ini untuk memastikan apa yang menjadi kebutuhan Kabupaten/ Kota dalam penanganan Covid-19.

“Jabar sendiri akan memberikan bantuan untuk warga terdampak wabah virus Korona. Bantuan dari provinsi sebesar  Rp500 ribu tersebut, berupa uang cash dan barang,” imbuhnya.

Ia berharap agar masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah, sehingga penyebaran virus Korona tidak bertambah dan tenaga medis fokus untuk menangani pasien dalam pengawasan dan yang terkonfirmasi positif.

“Kita terus berpacu dengan waktu, masyarakat dapat membantu dengan di rumah saja melakukan physical dan social distancing, menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), dan protokol kesehatan lainnya di saat peneliti dan ilmuan berpacu dengan waktu mencari serum dan vaksin untuk virus ini,” pungkasnya. (rd/cky)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya