Beranda Utama Awasi Distribusi Bansos di Depok

Awasi Distribusi Bansos di Depok

0
Awasi Distribusi Bansos di Depok
Ketua Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris.
mohammad idris baju ungu
Ketua Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, akan berusaha melakukan pengawasan pendistribusian Bantuan Sosial (Bansos) untuk masyarakat Kota Depok. Pengawasan dilakukan guna menghindari penyelewengan bantuan, Jumat (17/04).

Ketua Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, pengawasan pemberian Bansos akan berkoordinasi dengan Kecamatan dan Kelurahan. Koordinasi tersebut guna memberikan pengawasan secara berjenjang dalam pendistribusian Bansos kepada masyarakat.

“Kami ingin mencegah kecurangan dalam pemberian Bansos kepada masyarakat terdampak,” ujar Mohammad Idris kepada Radar Depok.

Mohammad Idris menjelaskan, pemberian Bansos ditujukan kepada masyarakat terdampak ekonomi, akibat Covid-19. Selain itu, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok menerima informasi terkait pemotongan Bansos yang diberikan. Untuk itu, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok akan melakukan investigasi mendalam terkait kebenaran informasi tersebut.

Mohammad Idris mengungkapkan, Pemerintah Kota Depok akan mengusulkan penetapan rumah sakit rujukan penanggulangan Penyakit Infeksi Emerging Tertentu ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Adapun rumah sakit yang diusulkan diantaranya, RSUD Kota Depok, RS Puri Cinere, RS Melia Cibubur, Hermina, Mitra Keluarga, Bhayangkara Brimob, Tugu Ibu, Bunda Margonda, dan RSUI.

“Kami mengusulkan RS Sentra Medika ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” terang Mohammad Idris.

Selain itu, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok telah membuat dua dapur umum, yakni dapur umum PMI dan Tagana Kota Depok. Dapur umum tersebut untuk memberikan makanan kepada masyarakat yang berada di jalan maupun PMKS.

Adapun data Covid-19 yang dikeluarkan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok pada jumat (17/4), terdapat 161 orang positif, sembuh 12 orang, meninggal 15 orang. Untuk Orang Tanpa Gangguan sebanyak 748 orang, selesai pemantauan 22 orang, masih dalam pemantauan 726 orang. Untuk Orang Dalam Pemantauan sebanyak 2.445 orang, selesai pemantauan 462, dan masih dalam pemantauan 1.983 orang. Untuk Pasien Dalam Pengawasan sebanyak 845 orang, selesai pengawasan 176 orang, dan masih dalam pemantauan 669 orang.

Untuk PDP yang meninggal sebanyak 40 orang, namun status PDP tersebut merupakan pasien yang belum dapat dikatakan positif maupun negatif, karena harus menunggu hasil PCR yang dikeluarkan PHEOC Kemenkes RI. (rd/dic)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto : (IG : @iky_slank)

Editor : Pebri Mulya