bank sampah lebah madu
PRODUKTIF : Hasil Ecobrick Bank Sampah Lebah Madu RW 6 Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, digunakan untuk menahan tanah tanaman sayur-mayur warga. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
bank sampah lebah madu
PRODUKTIF : Hasil Ecobrick Bank Sampah Lebah Madu RW 6 Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, digunakan untuk menahan tanah tanaman sayur-mayur warga. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CIPAYUNG – Bank Sampah Lebah Madu di RW 6, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung gencar sosialisasi kepada masyarakat untuk menghasilkan ecobrick yang berfungsi menahan tanah yang ramah lingkungan.

Ketua Bank Sampah Lebah Madu, Rodiah mengatakan, sampai saat ini sudah berhasil mengumpulkan 200 ecobrick, baik yang disuplai dari warga maupun yang dihasilkan bank sampah.

“Jadi, kami edukasi warga kalau ecobrick laku di bank sampah kami. Alhamdulilah antusias warga sangat bagus,” paparnya.

Rodiah menjelaskan ecobrick dibuat dari potongan sampah plastik yang digunting kecil, lalu dimasukan ke dalam botol minum plastik berukuran 1,5 liter.

“Sampah plastik yang diguntin kecil lalu dimasukin ke botol sampai benar-benar padat,” tutupnya. (rd/arn)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu (IG : @kelmanutuarnet)

Editor : Pebri Mulya