bawaslu depok donor darah
PENGAWAS : Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini menyerahkann penghargaan ke PMI Kota Depok saat donor darah di Kantor PMI, Grand Depok City, Jalan Raya Abdul Ganim Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Kamis (9/4). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK
bawaslu depok donor darah
PENGAWAS : Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini menyerahkann penghargaan ke PMI Kota Depok saat donor darah di Kantor PMI, Grand Depok City, Jalan Raya Abdul Ganim Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Kamis (9/4). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Bakti sosial dalam rangkaian ulng tahun ke-12 Bawaslu, berhasil menyumbang sekitar 40 kantong darah pada donor yang dilaksanakan, di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok,  Kamis (9/4).

Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini menuturkan, kegiatan donor darah merupakan rangkaian ulang tahun ke-12 Bawaslu. Sebelumnya, Bawaslu telah
membagikan masker ke keluarga besar Bawaslu tingkat kota, kecamatan sampai tingkat kelurahan atau Pengawas Kelurahan dan Desa (PKD) beserta staf.

“Kami membagikan masker untuk memberikan rasa aman saat melaksanakan
tugas pengawasan. Saat itu belum ada keputusan penundaan sementara Pilkada serentak 2020,”  tutur Luli kepada Radar Depok.

Terkait donor darah ini, Luli mengungkapkan, pihaknya ingin memberikan sumbangsih kepada warga, di saat PMI Kota Depok kekurangan stok darah, lantaran pendonor aktif dan perusahaan menunda agenda donor darah dalam pandemi korona. “Ini bentuk kepedulian  dan keprihatinan Kami kepada nasyarakat Kota Depok. Mari saling menguatkan untuk melawan korona,”  ungkap Luli.

Katanya, untuk kegiatan donor darah, dia mengajak seluruh personel Bawaslu Kota Depok, baik komisioner maupun sekretariat diwajibkan ikut. Bahkan, jajaran Panwascam ,PKD dan staf  yang telah di non aktifkan sementara turut berpartisipasi.

“Semua ikut donor darah dengan cara masing-masing datang ke UPTD Donor Darah PMI Kota Depok,” tegasnya.

Luli menambahkan bahwa seluruh kegiatan ulanh tahun Bawaslu ini digelar dengan mengikuti prosedur pemerintah dalam rangka pencegahan korona, seperti menggunakan masker, mengecek suhu tubuh, menjaga jarak, dan menghindari konsentrasi massa.

“Makanya kami adakan di Markas PMI, dan jadwalnya pun dibuat agar tidak terjadi penumpukan saat proses donor berlangsung,” imbuhnya.

Pada kegiatan tersebut, Luli menerangkan, ada 60 orang yang berpartisipasi. Namun, setelah dites kesehatan tenaga medis PMI Kota Depok, hanya sekitar 40 orang yang boleh menyumbangkan darahnya saat itu.

“Alhamdulillah, sekitar 40 kantong darah berhasil kami sumbangkan. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi warga Depok. Sebab, setetes darah itu sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” pungkas Luli. (rd/cky)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya