ilustrasi pesawat terbang
ILUSTRASI
ilustrasi pesawat terbang
ILUSTRASI

 

RADARDEPOK.COM, JAKARTA – Pemberlakuan larangan mudik oleh Pemerintah, berpengaruh pada transportasi jalur udara. Dimana, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melarang penerbangan domestik maupun internasional pada masa larangan mudik.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto mengatakan, selain penerbangan urusan logistik,  penerbangan yang diperbolehkan beroperasi yaitu penerbangan pemimpin negara.

“Kemudian, pemulangan WNI atau WNA, penegakkan hukum dan pelayanan darurat petugas penerbangan,” ujar Novie lewat Video Conference di Jakarta, Kamis (23/04).

Dalam hal ini, Novie bakal memproritaskan penerbangan logistik alat-alat kesehatan terlebih dahulu, sebelum penerbangan logistik barang pengiriman.

“Khusus pengangkutan medis sanitasi dan logistik bisa gunakan pesawat penumpang,” kata Novie.

Sebelumnya, Kemenhub telah meralang warga untuk mudik Lebaran. Pelarangan mudik ini berlaku untuk semua angkutan moda.

“Untuk sektor transportasi udara saya sampaikan pertama larangan perjalanan dalam negeri dan luar negeri baik transportasi udara berjadwal maupun carter 24 april-1 Juni 2020,” ucap Novie.

Meski tak ada penerbangan, Novie memastikan pelayanan navigasi udara dan Bandara tetap beroperasional. Pasalnya, operator penerbangan itu tetap harus melayani penerbangan logistik. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya