tol cijago tutup korona
TUTUP : Kendaraan melintas di ruas Tol Cinere - Jagorawi (Cijago) seksi II di kawasan Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji. Ini adalah salah satu pintu tol yang akan ditutup. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
tol cijago tutup korona
TUTUP : Kendaraan melintas di ruas Tol Cinere – Jagorawi (Cijago) seksi II di kawasan Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, JAKARTA – Keputusan Presiden Joko Widodo melarang mudik Lebaran di tahun ini untuk seluruh warga. Membuat polisi harus mengantisipasi dengan rencana menutup jalan tol dan jalan non tol.

Pada Senin (20/04), Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Polri, Kombes Asep Adisaputra sudah menyatakan untuk menutup jalan tol dan non tol.

Asep menegaskan, Polri sudah menyiapkan dua skenario, yakni jika pemerintah melarang mudik dan jika mudik tetap diizinkan. Penutupan jalan tol terbatas hanya untuk kendaraan pribadi. Sementara pembawa sembako, bahan bakar minyak (BBM), dan alat kesehatan masih diizinkan melintas.

“Ketika nanti ada keputusan dari pemerintah misalnya bahwasanya akan ada sebuah larangan, tentunya kita harus membuat suatu ketentuan pada akses-akses keluar Jakarta yang akan ditutup baik di dalam jalan tol maupun non-tol kecuali kendaraan-kendaraan yang mengangkut sembako misalnya, BBM, alat kesehatan dan lainnya yang terkait kepentingan untuk memutus penyebaran COVID-19 ini,” kata Asep. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya