kampung siaga korona kota depok
KUMPULKAN : Lurah Pondok Petir, Rizal Farhan bersama LPM dan Katar mengumpulkan bantuan sembako dari masyarakat untuk Kampung Siaga Covid-19 di kantor Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, beberapa waktu lalu. FOTO : DICKY/RADAR DEPOK
kampung siaga korona kota depok
KUMPULKAN : Lurah Pondok Petir, Rizal Farhan bersama LPM dan Katar mengumpulkan bantuan sembako dari masyarakat untuk Kampung Siaga Covid-19 di kantor Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, beberapa waktu lalu. FOTO : DICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, telah mengintruksikan pembentukan Kampung Siaga Covid-19 tingkat RW. Hasilnya, 87,5 persen Kampung Siaga Covid-19 tingkat RW telah terbentuk dan siap membantu penanganan pencegahan virus Korona (Covid-19), Kamis (9/4).

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatanan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, Kampung Siaga Covid-19 berbasis RW merupakan upaya percepatan penanganan virus Korona di Kota Depok. Kampung Siaga Covid-19 dilaksanakan secara partisipatif dan kolaboratif.

“Kampung Siaga Covid-19 dapat pula dibentuk dengan sebutan RW Siaga Covid-19,” ujar Mohammad Idris kepada Radar Depok.

Mohammad Idris menjelaskan, telah terbentuk 809 Kampung Siaga Covid-19 dari total RW sebanyak 924 RW di Kota Depok. Apabila di presentasekan sebanyak 87,5 persen. Kampung Siaga Covid-19 akan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang virus Korona, menggerakan partisipasi masyarakat untuk mencegah penyebaran virus Korona.  Kampung Siaga Covid-19 dapat menggalang logistik masyarakat guna membantu masyarakat yang terdampak ekonomi akibat Covid-19.

“Kampung Siaga Covid-19 diberikan stimulan sebesar Rp3 juta yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT),” tutup Idris. (rd/dic)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto : (IG : @iky_slank)

Editor : Pebri Mulya