korona 7
ILUSTRASI
korona 7
ILUSTRASI

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Depok, sepertinya belum sempurna. Faktanya saban hari, jumlah positif di Depok terus saja bertambah. Contohnya Senin (20/4), jumlah positif bertambah empat dari sebelumnya Minggu (19/4) sebanyak 188 orang. Dengan terus bertambahnya pesebaran Virus Korona (Covid-19), kini Kota Depok berada diurutan pertama penyumbang positif di Jawa Barat (Jabar).

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, penderita positif Covid-19 mengalami penambahan. Hal itu berdasarkan data yang di himpun Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok. Pada data yang dihimpun, sebanyak 192 jiwa positif Covid-19.

“192 jiwa positif Covid-19 di Kota Depok,” ujar Mohammad Idris kepada Harian Radar Depok, Senin (20/04).

Idris menjelaskan, pasien yang sembuh Covid-19 sebanyak 13 jiwa, dan yang meninggal 16 jiwa. Orang Tanpa Gangguan (OTG) mencapai 862 jiwa, selesai pemantauan 58 jiwa, dan masih dalam pengawasan 804 jiwa. Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 2.542 jiwa, selesai pemantauan 716 jiwa, dan masih dalam pemantauan 1.826 jiwa. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 892 jiwa, selesai pengawasan 202 jiwa, dan masih dalam pemantauan 690 jiwa.

Menurutnya, PDP yang meninggal sebanyak 43 jiwa, namun status PDP tersebut merupakan pasien yang belum dapat dikatakan positif maupun negatif, karena harus menunggu hasil PCR yang dikeluarkan PHEOC Kemenkes RI. “Status PDP yang meninggal harus menunggu dari Kemenkes terkait hasil Swab PCR,” terang Mohammad Idris.

Bila mengacu data Minggu (19/04), terkonfirmasi positif ada 188 jiwa, sembuh 12, meninggal 16. Jelas ada kenaikan dari jumlah positif dan sembuh.

Pria yang juga menjabat Walikota Depok ini menyebut, sebanyak 2.500 alat Rapid Tes telah diterima dari masyarakat Kota Depok. Nantinya alat tersebut akan digunakan untuk percepatan penanganan Covid-19 di Kota Depok. Bantuan Rapid Tes sangat membantu untuk melakukan pemeriksaan kepada masyarakat yang termasuk katagori ODP dan PDP di Kota Depok.

“Sudah kami terima dan bantuan Rapid Tes juga diberikan untuk IDI Kota Depok,” ujar Mohammad Idris.

Mohammad Idris menjelaskan, Pemerintah Kota Depok telah melakukan Rapid Tes sebayak 6.700 jiwa yang masuk katagori ODP, PDP, dan OTG. Hal itu guna menjalankan instruksi Gubernur Jawa Barat, menargetkan 10.000 dilakukan Rapid Tes.

Sementara itu, perwakilan masyarakat Kota Depok, Diana Dewi menuturkan, telah menyerahkan bantuan Rapid Tes untuk Kota Depok sebanyak 5.000 alat. Namun, sebagian alat sudah diberikan langsung kepada sejumlah klinik di Kota Depok. Untuk yang diserahkan langsung kepada Pemerintah Kota Depok sebanyak 2.500 alat.

“Kami ingin membantu Pemerintah Kota Depok guna penanganan Covid-19 di Kota Depok,” terang perempuan berprofesi sebagai Ketua Kadin DKI Jakarta.

Perlu diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) mencatat kasus positif virus korona di 27 Kabupaten/Kota hingga Senin (20/4), jumlah positif korona 696 pasien. Berdasarkan situs Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar), update terakhir pukul 09:43 WIB. Jumlah pasien sembuh 45 orang dan meninggal 59 orang.

Sedangkan Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Tasikmalaya belum ada tercatat positif korona. ODP total 35.219. Dari angka tersebut, proses pemantauan 10.681 dan selesai pemantauan 24.538. Total pasien dalam pengawasan (PDP) 3.555. Dari angka tersebut, 1.995 proses pengawasan dan 1.560 selesai pengawasan. (rd/dic/hmi)

 

Data Psikobar Positif Korona di Jabar:

  1. Kota Depok 111 positif
  2. Kota Bandung 110 positif
  3. Kota Bogor 53 positif
  4. Kabupaten Bogor 44 positif
  5. Kota Bekasi 43 positif
  6. Kabupaten Bekasi 34 positif
  7. Kota Cimahi 29 positif
  8. Kabupaten Bandung 25 positif
  9. Kabupaten Bandung Barat 21 positif
  10. Kota Sukabumi 20 positif
  11. Kabupaten Subang 14 positif
  12. Kabupaten Purwakarta 7 positif
  13. Kabupaten Karawang 5 positif
  14. Kabupaten Sukabumi 5 positif
  15. Kota Tasikmalaya 5 positif
  16. Kabupaten Kuningan 4 positif
  17. Kabupaten Sumedang 4 positif
  18. Kabupaten Cirebon 3 positif
  19. Kabupaten Garut 3 positif
  20. Kabupaten Indramayu 2 positif
  21. Kota Banjar 2 positif
  22. Kabupaten Majalengka 1 positif
  23. Kabupaten Ciamis 1 positif

 

Jurnalis : Fahmi Akbar : (IG : @akbar.fahmi.71)

Editor : Pebri Mulya