disdagin berlakukan belanja daring
ILUSTRASI : Kasubag Tu Pasar Tugu, Tri Handoko sedang memantau kios - kios yang tutup. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK
disdagin berlakukan belanja daring
ILUSTRASI : Kasubag Tu Pasar Tugu, Tri Handoko sedang memantau kios – kios yang tutup. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok, akhirnya menerapkan program pelayanan belanja daring. Program ini menyusul tutupnya ratusan kios di pasar tradisional di Kota Depok akibat pesebaran Virus Korona (Covid-19).

Kepala Disdagin Kota Depok, Zamrowi Hasan mengatakan, layanan belanja online ini dibuat, untuk meminimalisir kemungkinan persebaran Korona di tempat ramai pengunjung seperti pasar. “Layanan belanja online ini kami buat untuk mempermudah masyarakat yang ingin berbelanja kebutuhan pokok, tapi tidak harus pergi ke pasar,” kata Zamrowi kepada Radar Depok, Selasa (31/3).

Dia mengatakan, terdapat tiga pasar yang sudah menerapkan kebijakan tersebut, yaitu Pasar Sukatani, Pasar Tugu, dan Pasar Agung. Untuk itu, masyarakat yang ingin belanja, dapat menghubungi nomor hotline masing-masing pasar. “Sudah ada tiga pasar yang menerapkan sistim belanja online, nanti sisahnya akan menyusul dalam waktu dekat,” jelasnya.

Dia menuturkan, warga dapat menghubungi ke nomor 0821-2251-8145, kemudian Pasar Tugu di nomor 0812-9491-2496 dan 0838-2172-7439. Masyarakat yang diperbolehkan menghubungi nomor tersebut hanya yang berada di wilayah yang sama, atau berdekatan dengan lokasi pasar.

“Warga juga bisa menghubungi langsung ke pedagangnya untuk pesan barang, lalu nanti barangnya dikirim melalui ojek online. Untuk teknisinya diserahkan kepada pedagang dan UPT pasar,” jelas Zamrowi.

Sementara itu, Kepala UPT Pasar Agung, Biher Purba menambahkan, kebijakan pelayanan belanja online ini, untuk mendukung instruksi pemerintah terkait physical distancing (jaga jarak fisik). Khususnya di area pasar.

“Kami mencoba layanan online agar para pedagang di pasar tetap bisa berjualan, dan masyarakat pun tetap mendapat bahan kebutuhan pokok. Ke depan kami akan meningkatkan layanan ini dengan menggandeng transportasi online,” pungkasnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya