Beranda Metropolis Disporyata Depok Advokasi Pekerja Seni

Disporyata Depok Advokasi Pekerja Seni

0
Disporyata Depok Advokasi Pekerja Seni
Kepala Disporyata Kota Depok, Widjayanto.
Kepala Disporyata Kota Depok, Widjayanto.
Kepala Disporyata Kota Depok, Widjayanto.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ratusan pekerja seni, olahraga, dan tenaga jasa pariwisata di Kota Depok terdampak pandemik virus Korona (Covid-19). Hal itu pula beimbas pada perekonomian pekerja tersebut, karena semua bentuk kegiatan dihentikan oleh pemerintah, terutama pascadiberlakukannya Pembatasan Sosial Bersakal Besar (PSBB).

Untuk meringankan para pekerja seni, olahraga, dan tenaga jasa pariwisata di Kota Depok, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporyata) Depok akan mengusulkan bantuan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).

Kepala Disporyata Kota Depok, Widjayanto mengaku, pihaknya juga akan melakukan pendampingan kepada para pekerja seni, olahraga, dan tenaga jasa pariwisata yang terdampak korona.

“Kami akan advokasi, mencoba mencari solusi meringankan beban mereka selama covid-19, semacam memberikan bantuan,” kata Widjayanto kepada Radar Depok.

Meski begitu ia mengaku, lembaga yang dipimpinnya tidak memiliki alokasi anggaran untuk membantu mereka yang terdampak covid-19. Namun, akan mencoba mengusulkan bantuan ke Pemprov Jabar. Sebab selama diberlakukannya PSBB, para pekerja seni, olahraga dan jasa pariwisata berkurang penghasilannya.

“Mereka inilah yang akan kami perjuangkan agar mendapat perhatian dari pemprov Jabar,” kata Widjayanto.

Disporyata berkerjasama dengan PHRI dan Koni Kota Depok melakukan pendataan terhadap mereka yang terkena dampak korona.

“Data sementara ada sekitar 450 orang yang terdampak covid-19. Kami masih mendata agar akurat dan sinkron dengan data yang mungkin dimiliki dinas sosial,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Persatuan Artis Kota Depok (Parade), Eman Empat Sekawan mengatakan, ditengah pandemi Korona penghasilan para artis semakin berkurang. Parade yang terdiri dari sejumlah artis, seperti artis film, penyanyi, pelawak, dan sejumlah artis yang ada di Kota Depok kehilangan pekerjaan di tengah Pandemi Korona.

“Dengan Pandemi Korona di Kota Depok sangat berpengaruh dengan keberadaan Parade,” kata Eman Empat Sekawan.

Dia menjelaskan, beberapa kerjaan yang sempat dibatalkan antara lain, menjadi MC diacara offair, dan pembatalan shooting layar lebar. Selain itu, rencana program Ramadan yang sudah dipersiapkan jauh-jauh haripun, harus dibatalkan lantaran mewabahnya virus Covid-19. Dia berharap pemerintah bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan artis di Kota Depok.

“Masyarakat biasanya lebih mendengarkan artis, karena lebih familiar di kalangan masyarakat luas,” tukas Eman.

Dia juga mengimbau warga agar tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap di rumah aja. Dia juga menyarankan untuk tetal melakukan budaya hidup bersih untuk dapat mencegah penularan Covid-19 di Kota Depok. (rd/rub)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya