tol cijago tutup korona
TUTUP : Kendaraan melintas di ruas Tol Cinere - Jagorawi (Cijago) seksi II di kawasan Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji. Ini adalah salah satu pintu tol yang akan ditutup. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
tol cijago tutup korona
TUTUP : Kendaraan melintas di ruas Tol Cinere – Jagorawi (Cijago) seksi II di kawasan Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji. Ini adalah salah satu pintu tol yang akan ditutup. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Adanya Surat Edaran SE.5.BPTJ.Tahun 2020 tentang pembatasan moda transportasi di lingkungan Jabodetabek yang dikeluarkan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan beredar jawaban tentang hal tersebut.

Di pesan media Whatsapp yang beredar, pesan tersebut menyebutkan atas nama Jodi Mahardi yang merupakan Juru Bicara Menko Maritim dan Investasi/Staf Khusus Bidang Kelembagaan dan Media.

Di dalam pesan tersebut, menyebutkan kalau surat edaran (SE) tersebut adalah rekomendasi dari BPTJ tentang pembatasan aktivitas transportasi. Jadi, tidak ada penyetopan moda transportasi.

“Surat Edaran tersebut bertujuan memberikan rekomendasi kepada daerah apabila sudah dikategorikan sebagai daerah yang diperkenankan untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dapat melakukan pembatasan penggunaan moda transportasi untuk mengurangi pergerakan orang dalam upaya memutus rantai penyebaran covid-19,” tulis dalam pesan tersebut.

Lebih lanjut, sesuai dengan PP No 21 tahun 2020, untuk dapat dikategorikan sebagai wilayah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), daerah terlebih dahulu harus mendapatkan persetujuan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Dengan demikian jika belum secara resmi mendapatkan persetujuan Kemenkes mengenai status PSBB, daerah belum dapat melakukan pembatasan transportasi.

Sebaliknya bagi wilayah di Jabodetabek yang sudah berstatus PSBB, Surat Edaran BPTJ Nomor SE 5 Tahun 2020 dapat menjadi pedoman untuk melakukan pembatasan moda transportasi.

“Saya telah mendapatkan pesan dari Pak Luhut yang memohon kepada semua pihak untuk tetap menyebarkan kabar yang baik dan benar apalagi di tengah krisis pandemi kali ini sehingga kita bisa tetap bersatu dan saling membantu di tengah-tengah badai ujian yang menimpa bangsa ini. Semoga kita dikuatkan dalam ujian dan dimudahkan dalam upaya menghadapi pandemi Covid-19 ini bersama-sama,” katanya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya