kecamatan sawangan sepi pengunjung
SEPI : Penampakan ruang pelayanan kantor Kecamatan Sawangan yang sepi dari kunjungan warga. FOTO : ISTIMEWA
kecamatan sawangan sepi pengunjung
SEPI : Penampakan ruang pelayanan kantor Kecamatan Sawangan yang sepi dari kunjungan warga. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, SAWANGAN – Pandemi Korona nampaknya turut mempengaruhi jumlah kunjungan masyarakat ke kantor Kecamatan Sawangan. Hal itu dapat terlihat dari menurunya angka kunjungan ke kantor tersebut sejak beberapa waktu belakangan.

Staf Kecamatan Sawangan, Ida mengatakan, sebelum adanya wabah Korona, kunjungan warga ke sana bisa mencapai 10–20 warga setiap harinya. Tapi, setelah korona, warga paling banyak hanya lima orang saja dalam sehari.

“Pelayanan kepada masyarakat di wilayah ini buka dari pukul 08.00 hingga pukul 12.00, beda seperti hari biasanya. Jumlahnya pengunjungnya pun sedikit kadang tiga orang atau empat orang hingga pukul 12.00,” ujar Ida, Rabu (8/4).

Ida mengungkapkan, penurunan kunjungan ini  karena warga enggan keluar rumah setelah  mewabahnya  virus Korona, kemudian jam kerja juga dibatasi tidak seperti sebelumnya. “Jadi, jumlah kunjungan ke kantor kecamatan sekarang ini terbatas sekali,” ulasnya.

Lebih lanjut, sambung dia, sebelumnya pelayanan yang diberikan seperti surat keterangan haji, pembuatan waris, surat keterangan nikah, pindah, termasuk rekomendasi IMB dan pelayanan AJB. Sehingga yang berkunjung cukup banyak bisa 15 orang di hari kerja.

“Sekarang beberapa jenis pelayanan sedang tidak dilakukan sampai berakhirnya wabah korona,” bebernya.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Sawangan, Sudadih mengamini jika   jumlah pelayanan menurun saat merebaknya wabah korona. “Iya sekarang ini jumlah kunjungan ke kantor pelayanan di kecamatan menurun drastis, karena wabah korona,” tuturnya.

Keengganan warga keluar rumah, lanjut dia, adanya imbauan dari Kecamatan Sawangan agar masyarakat sementara ini tidak keluar rumah untuk menghindari virus korona, kemudian hindari kerumunan warga, dan melaksanakan perilaku hidup bersih sehat (PHBS), seperti mencuci tangan dengan sabun sebelum beraktifitas.

“Di Kecamatan Sawangan jadwal kerja aparartur pemerintah juga diatur, di ruang pelayanan maksimal dua orang. Disini , aparatur pemerintah termasuk tamu diharuskan menggunakan disinfektan yang sudah disiapkan untuk cegah virus korona,” pungkasnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar : (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya