robot tobocop 2
BERAKSI: Rusdi saat mengamen di sebuah perumahan di kawasan Sukmajaya, beberapa waktu lalu. FOTO : ISTIMEWA
robot tobocop 2
BERAKSI : Rusdi saat mengamen di sebuah perumahan di kawasan Sukmajaya, beberapa waktu lalu. FOTO : ISTIMEWA

 

Meski hanya berprofesi sebagai pengamen berkostum Robocop, Rusdi juga bisa menorehkan prestasi gemilang berkat kostumnya tersebut.

Laporan: Indra Abertnego Siregar

RADARDEPOK.COM – Rusdi tengah duduk di atas bangku kayu di sekitar Taman Merdeka, Sukmajaya. Ia menceritakan, selama menekuni aktivitasnya sebagai pengamen berkostum robot, bukan hanya rezeki saja yang ia dapatkan, tetapi telah monerehkan sejumlah prestasi.

Pada tahun 2007 saat mulai membuat kostum, Rusdi menyabet penghargaan satu kontes yang digelar di salah satu stasiun televisi swasta nasional.

“Tahun 2007 saya pernah juara satu di kontes Gong Show, waktu itu jurinya Komeng, Adul, sama Olga. Saya bikin kostum Transformer Bajaj dari kardus,” kata Rusdi usai menyeruput sisa es teh dalam genggamannya.

Kala menyabet juara satu, ia bersaing dengan pemain suling asal Amerika yang akhirnya menjadi juara dua. Hebatnya, kemenangan tersebut diraih atas penampilanya mengenakan kostum Bajaj, merupakan kostum pertama yang ia rancang sendiri.

Terlebih kostum itu ia buat dari kardus bekas, bukan dibuat dari spon ati seperti kostum Robocop yang sekarang digunakan.

“Waktu itu saya baru belajar buat kostum sendiri, masih pakai kardus. Enggak pakai spon ati seperti sekarang. Alhamdulillah saya juara,” jelasnya.

Selain pernah menjuarai kontes, Rusdi pernah diundang ke beberapa program hiburan di stasiun televisi swasta nasional. Seperti Dorce Show yang dipandu Dorce Gamalama dan D’Show yang dipandu Desy Ratnasari. Tidak hanya itu, di tahun 2017 ia pernah diundang saat launching aplikasi Halo Polisi dan Panic Button Polresta Depok di Margo City Depok.

“Saya pernah diajak foto sama polisi pas saya ngamen di Jalan Juanda. Mereka nggak masalah saya ngamen di jalan, malah diajak ngobrol. Pas ngobrol itu ada polisi yang minta nomor saya, makanya saya diajak ikut launching Halo Polisi,” tutur Rusdi.

Kini, sehari-harinya ayah empat anak ini mengamen di kawasan Depok II dengan berjalan kaki. (*)

 

Editor : Pebri Mulya