laporan limo tentang korona
LAPORKAN : Camat Limo Zaenudin bersama para lurah Se-Kecamatan Limo sedang melaporkan kondisi Covid-19 dengan teleconference kepada Walikota Depok Mohammad Idris, Senin (20/04). FOTO : LULU/RADAR DEPOK
laporan limo tentang korona
LAPORKAN : Camat Limo Zaenudin bersama para lurah Se-Kecamatan Limo sedang melaporkan kondisi Covid-19 dengan teleconference kepada Walikota Depok Mohammad Idris, Senin (20/04). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, LIMO – Demi memudahkan laporan penanganan Virus Korona alias Covid-19. Senin (20/04), Kecamatan Limo bersama para lurah live teleconference kepada Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Depok, di Aula Kantor Kecamatan Limo. Dalam laporan tersebut banyak hal yang disampaikan kepada tim, termasuk sudah terbentuknya seluruh Kampung Siaga Covid-19 di Kecamatan Limo.

Kepada Radar Depok, Camat Limo, Zaenudin mengatakan, hampir semua kecamatan melakukan live teleconference pada Senin (20/04). Umumnya, melaporkan apa saja yang sudah dilakukan pihak kecamatan, dan kelurahan selama Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di Kota Depok.

Sejauh ini, kata camat, Kecamatan Limo terbilang aman dan kodusif. Berdasarkan data Gugus TUgas Civid-19 Kota Depok, Se-Kecamatan Limo baru enam yang positif. Hal ini, tak terlepas dari peran serta RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama dan lurah yang bahu-membahu menjaga agar korona tidak merebak.

“Enam positif berada di Kelurahan Limo dan Meruyung. Semua harus sama-sama menjaga dan tetap di rumah saja,” bebernya.

Selain itu, lanjut camat, setiap kelurahan juga sudah terbentuk Kampung Covid-19 yang berada ditiap-tiap RW. Dengan adanya Kampung Siaga Covid-19 menyebaran korona setidaknya bisa diminimalisir dari lingkungan terlebih dahulu.

“Ayo kita bersama-sama memerangi korona dengan tetap di rumah serta keluar jika perlu dan menggunakan masker,” tegasnya.

Dalam teleconferebce tersebut, Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, penyebaran korona berdasarkan keterangan ahli rupanya yang diserang adalah paru-paru selama 14 hari. Jika kuat dengan sendirinya virus akan mati.

“Kabar gembirannya bantuan sosial (Bansos) akan segera didistribusikan baik dari Jawa Barat maupun pusat,” tandasnya. (rd/tul)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah (IG : @lutviatulfauziah)

Editor : Pebri Mulya