Beranda Metropolis Mujila Prokteksi Diri Pakai JKN-KIS

Mujila Prokteksi Diri Pakai JKN-KIS

0
Mujila Prokteksi Diri Pakai JKN-KIS
Mujila.
BPJS Kesehatan Mujila
Mujila.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sejak diluncurkan pada 1 Januari 2014, Program JKN-KIS telah menjadi salah satu pilihan utama masyarakat memproteksi diri. Hal itu, tak terlepas dipengaruhi manfaat yang diberikan Program JKN-KIS yang begitu besar. Dan telah terbukti secara nyata dirasakan banyak masyarakat. Salah satunya warga Depok, Mujila.

Kepada Radar Depok, Mujila mengungkapkan, proteksi diri sangat diperlukan mengingat biaya pelayanan kesehatan yang begitu mahal. Perkembangan teknologi di bidang kesehatan diiringi oleh peningkatan biaya pelayanan kesehatan. Oleh karena itu menurut Mujila, memiliki sebuah jaminan proteksi diri kini menjadi kebutuhan sekunder yang harus ada.

“Tentu untuk memilih jaminan proteksi diri, saya mempertimbangkan banyak hal. Sampai akhirnya saya memilih Program JKN-KIS, karena manfaatnya sangat besar dibandingkan dengan yang lainnya. Selain itu, iurannya pun relatif terjangkau dan tidak begitu membebani ekonomi keluarga,” ujar Mujila, Rabu (15/4).

Lebih lanjut, Mujila mengungkapkan, sejak terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, dia belum pernah menggunakan kartu JKN-KIS miliknya untuk berobat, karena masih sehat. Kendati demikian, dia tetap rajin membayar iuran JKN-KIS. Menurutnya, meski saat ini dia tidak menggunakan, namun suatu saat dia pasti membutuhkannya untuk berobat.

“Sakit bisa datang kapan saja jadi perlu untuk berjaga-jaga. Mungkin hari ini tidak digunakan, namun suatu saat pasti dibutuhkan. Jadi saya harus tetap rajin membayar iuran, sehingga kartu saya tetap aktif dan nantinya tidak terkendala saat akan menggunakannya. Lagipula iuran yang saya bayarkan saat ini, juga dapat membantu peserta lain yang membutuhkan,” ujar Mujila.

Mujila berharap, agar Program JKN-KIS dapat terus dikembangkan, seperti pelayanan di rumah sakit. Menurutnya semua rumah sakit sebaiknya dapat melayani masyarakat melalui Program JKN-KIS. Tidak hanya untuk unit kegawatdaruratan, namun semua bagian di rumah sakit seperti poli.

“Saya rasa perlu ditambah lagi rumah sakit yang bisa melayani karena peserta JKN-KIS juga bertambah. Jadi pelayanan tetap bisa berjalan dengan optimal. Sehingga masyarakat khususnya peserta JKN-KIS merasa puas atas pelayanan yang diberikan,” tutup Mujila.

Sementara, untuk keterangan lebih lanjut bisa menghubungi care center 1500400 selama 24 jam atau bisa diakses www.bpjs-kesehatan.go.id. Bisa juga membuka atau bertanya di media sosial Facebook BPJS Kesehatan, Twitter @BPJSKesehatanRI, Instagram bpjskesehatan_ri, You Tube BPJS Kesehatan dan Kaskus bpjskesehatan. (DT/mr)

 

Editor : Pebri Mulya