armada bus turun
KURANGI : Armada angkutan transportasi yang melayani tujuan Bandara Soekarno Hatta terparkir di Terminal Depok Terpadu, Rabu (1/4). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK
armada bus turun
KURANGI : Armada angkutan transportasi yang melayani tujuan Bandara Soekarno Hatta terparkir di Terminal Depok Terpadu, Rabu (1/4). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sepinya penumpang di Terminal Terpadu Depok imbas dari pencegahan Covid-19 atau virus Korona, di keluhkan pengelola bus. Menghindari kerugian dan tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat, sejumlah pengelola bus terpaksa mengurangi jumlah armada bus yang dioperasionalkan di Terminal Terpadu Depok, Rabu (1/4).

Salah seorang pengurus Tiketing PO MGI di Terminal Terpadu Depok, Anang mengatakan, penurunan jumlah penumpang sudah terjadi sejak Kota Depok ditemukan pasien positif virus Korona.

“Penurunannya cukup parah hingga 90 persen dibandingkan sebelum wabah Korona,” ujar Anang kepada Radar Depok.

Anang menjelaskan, akibat lonjakan penurunan penumpang di Terminal Terpadu Depok, perusahaannya sempat ingin menarik seluruh armada bus di Terminal Terpadu Depok, namun diurungkan dan hanya ada empat keberangkatan saja tiap harinya.

“Saat ini, setiap pemberangkatan dari Terminal Terpadu Depok hanya mengangkut dua penumpang dengan tujuan Bandung,” terangnya.

Keluhan yang sama juga dirasakan bus tujuan Bandara Soekarno Hatta. Pelaksana Operasional Tiketing Bus Bandara, Hamid menuturkan, akibat virus Korona penumpang bus Bandara dalam sehari mengangkut sebanyak 200 penumpang dengan delapan armada bus. Sebelumnya, armadanya mampu mengangkut penumpang sekitar 1000 penumpang dengan 22 armada bus. Apalagi sekarang ini, operasional di Bandara Soekarno-Hatta hanya berada di Terminal Satu dan Dua.

“Karena penumpang kurang jarak keberangkatan antar bus yang biasanya 30 menit kini menjadi dua jam,” tutup Hamid. (rd/dic)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto (IG : @iky_slank)

Editor : Pebri Mulya